/
Jum'at, 16 Desember 2022 | 15:25 WIB
Siswa kritis setelah dihukum gurunya di Jombang (Tangkapan layar @nasional24jam)

Suara Joglo - Baru-baru ini beredar sebuah video dua pelajar sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Jombang Jawa Timur ( Jatim ) yang harus dilarikan ke UKS lantaran mengalami kram berat dan sesak napas.

Dua pelajar yang terdiri dari satu cowok dan cewek itu nampak tergeletak dengan napas tersengal-sengal di kasur UKS sekolah dengan dibantu teman-temannya. Siswi cewek bahkan dibantu memakai oksigen.

Kedua pelajar tersebut yakni Indra Cahyo Kurniawan dan Nabila Salsa, pelajar SMA Negeri 3 Jombang. Keduanya dilaporkan mengalami kram berat hingga sesak napas, sehingga harus mendapatkan perawatan. 

Salah satu akun Instagram yang mengunggah video itu milik @nasional24jam. Video itu diberi narasi pemberitaan media nasional. Akun itu juga menyebut kalau peristiwa ini terjadi pada Selasa (13/12/2022).

Awalnya, kedua siswa ini hendak pulang dari sekolah sebelum waktunya karena jam kosong. Namun, saat hendak keluar sekolah keduanya tepergok seorang guru berinisial Y. 

Akibatnya, kedua pelajar tersebut dihukum push up sebanyak 50 kali dan squat jump dengan satu kaki sebanyak 50 kali. Akibat hukuman itu, kedua siwa ini pun mengalami kram berat. 

Bahkan karena kondisinya memburuk, salah satu korban sampai mengalami gangguan pernapasan. Kepala SMAN 3 Jombang Zainal Fatoni membantah kabar yang beredar dan menyebut kedua korban dihukum push up hingga ratusan kali. 

Zainal mengklaim, selama ini di sekolahnya tidak pernah ada hukuman fisik. Ia mengaku tahunya si siswa sudah di UKS. Waktu itu tangannya kaku karena kram. 

Karena alat di UKS tidak memadai akhirnya guru berinisiatif membawanya ke rumah sakit. Setelah diinfus kondisinya membaik. 

Baca Juga: 5 Cara Cek BSU di Kemenaker, Segera Klaim Sebelum Hangus 30 Desember

Load More