/
Minggu, 25 Desember 2022 | 12:14 WIB
Marsel Radhival alias Pesulap Merah usai menjalani pemeriksaan dalam kasus ujaran kebencian di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (23/12/2022). ([suara.com])

Baru-baru ini, Pesulap Merah alias Marcel Radhival memenuhi panggilan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (23/11/2022) kemarin. Pemeriksaan terhadap Marcel itu berhubungan dengan masalah perdukunan yang sempat ia singgung beberapa bulan yang lalu.  

“Pemeriksaan tadi soal laporan yang ada tentang perdukunan, cuma laporannya pakai nama orang lain. Tadi sih, namanya Agustian Nurdin Ismail, saya juga nggak kenal saya. Penyebaran kebencian katanya tuduhannya,” ujar Pesulap Merah dikutip dari unggahan Trans7 Lifestyle, Minggu (25/12/2022).

Adapun tuduhan yang dilemparkan kepada Marcel atau Pesulap Merah adalah penyebaran kebencian. Laporan tersebut didasarkan pada unggahan Instagram dari Marcel yang mengungkap beberapa trik sulap yang digunakan oleh dukun.

“Tentang postingan saya di Instagram. Yang saya menjelaskan, dukun itu tukang tipu dan tukang kibul berkedok agama ataupun berkedok budaya, yang biasanya menggunakan keajaiban untuk penipuan, gitu. Itu kan definisi dukun yang saya maksud,” ungkapnya.

Menurut Marcel, meski dirinya tak mengetahui nama pelapor tersebut, akan tetapi ia meyakini bahwa laporan itu berasal dari sosok dukun tua berinisial R yang acap kali berkoar-koar mengenai isu yang sempat dibongkar oleh Pesulap Merah terkait trik perdukunan.

Namun, Marcel mengungkap bahwa sosok dukun tersebut tak berani melaporkan dirinya menggunakan nama pribadinya. Hal itu, menurut Marcel lantaran dirinya takut ketika laporan tersebut justru menjadi bumerang bagi sang dukun itu.

“Jadi, laporan yang ini dari dukun yang tua itu, ya itu lah ada, dukun tua yang berinisial R yang koar-koar terus tapi sayangnya dia nggak berani pakai nama pribadi untuk ngelaporin saya, karena kalau dia pakai nama pribadi, ketika saya permasalahkan kan dia yang kena. Akhirnya dia pakai muridnya,” ungkap Marcel.

Meski begitu, Marcel meyakini bahwa dirinya tak menggunakan unggahannya itu sebagai ujaran kebencian. Baginya, keterangan dalam unggahan tersebut hanya menjelaskan perihal definisi dukun yang ia maksud.

“Dia tidak terima saya nggak tau, di mana ujaran kebencian terhadap dukun? Padahal kan di situ nggak nyebut nama di dalamnya, nggak menyebut pekerjaan tertentu gitu, karena itu ya definisi dukun yang saya maksud,” tandasnya.

Baca Juga: Resolusi 2023, Ayu Ting-Ting Siap Menikah Tunggu Restu Bilqis

Kontributor: Dinna Lailiyah

Load More