/
Rabu, 04 Januari 2023 | 18:27 WIB
pemuda asal Pekanbaru alami kecelakaan parah ([dr Asa Ibrahim/Twitter])

Sebuah kisah miris menimpa seorang pekerja bengkel di Pekanbaru bernama Nabil. Pemuda berusia 16 tahun itu mengalami kecelakaan parah hingga membuat tangannya hancur dan sebagian batok kepalanya lenyap. 

Nasib tragis yang menimpa Nabil itu dibagikan oleh dokter bedah tulang dr Asa Ibrahim lewat unggahannya di Twitter. 

Dokter Asa bercerita Nabil tinggal di kabupaten sekitar 5 jam dari kota Pekanbaru. Seluruh keluarganya merupakan buruh. 

Karena hidup dengan ekonomi yang terbatas, Nabil memutuskan untuk berhenti sekolah dan memilih bekerja untuk mendapat uang tambahan dengan bekerja membantu di sebuah bengkel.

Suatu ketika Nabil sehabis pergi makan, berencana pulang ke bengkel dengan menaiki sepeda motor. Petaka pun terjadi ketika tiba-tiba ia ditabrak sebuah motor dari belakang. 

"Ia hilang keseimbangan dan jatuh terpelanting. Dia kemudian disambar truk yang melintas. Tangan terlindas, sebagian batok kepala hilang terseret aspal," terangnya seperti dikutip Rabu (4/1/2023).

Dokter Asa kemudian bercerita ketika ia menangani Nabil. Ia menyebut tangan Nabil yang terlindas mengalami kondisi parah, dimana tulang remuk dan hancur. 

"Saat saya periksa kondisi tangannya sangat parah, remuk, robek hancur sebagian besar daging, kulit saraf dan pembuluh darah. Akhirnya kita lakukan operasi darurat sayangnya tangan kanannya tidak bisa diselamatkan," ucapnya.

"Setelah operasi kondisi belum stabil akibat hilang darah dalam jumlah besar. Nabil harus masuk ICU untuk penanganan awal, transfusi beberapa kantong darah dan perawatan. Saat ini kondisinya sudah stabil. Sementara untuk pembiayaan keluarga tidak punya BPJS dibantu Jasa Raharja sudah diurus Rp20 juta," jelasnya.

Baca Juga: Viral Driver Online Ancam Penumpang Bila Kasih Bintang 1, Netizen Banyak yang Bela si Driver

Lebih lanjut, dokter Asa mengungkapkan Nabil masih membutuhkan beberapa kali operasi lagi terutama untuk rekonstruksi kepalanya, serta pembuatan tangan palsu dan pengembalian fisiknya hingga sembuh.

"Sementara operasi masih beberapa kali lagi untuk tangan mungkin sudah selesai, tapi Nabil masih perlu beberapa kali untuk operasi rekonstruksi kepala, untuk membuat tangan palsu yang harganya cukup mahal serta perawatan hingga sembuh, masih butuh dana sangat banyak," ungkapnya.

Atas seizin keluarga, dokter Asa pun menggalang donasi untuk pengobatan Nabil hingga sembuh. 

"Saya izin ke keluarga dan pasien untuk bantu tampung donasi. Untuk berobat hingga sembuh Apalagi yg hilang tgn kanan. Masih remaja. Utk teman2 yg mau membantu bisa transfer ke MANDIRI No rek 1370016891117 Atas nama ASA IBRAHIM ZAINAL ASIKIN Kode unik di akhir 005 ya, misal 100.005," cuitnya. 

Ia pun berharap banyak orang yang mau dan berkenan membantu untuk kesembuhan Nabil tersebut mengingat masa depan pemuda itu masih panjang.

"Semoga banyak teman yang bisa membantu beban dari keluarga Nabil yah. Saat anak anak lain usia dia masih sekolah, belajar bahkan main di malam tahun baru, Nabil harus kerja merantau sendiri ke kota meski masih 16 tahun. Tapi harus mengalami semua ini bahkan kehilangan tangan," tukasnya.  

Load More