/
Kamis, 05 Januari 2023 | 12:09 WIB
Potret Ekonom senior Rizal Ramli. ((Istimewa))

Rizal Ramli menyebut kalau Mahfud pernah mengatakan kalau setiap orang yang masuk kekuasaan bakal menjadi iblis. Omongan itu, menurutnya merupakan penghinaan terhadap tokoh besar dan pejuang Indonesia.

Artikel tersebut lah yang kemudian memicu kegeraman Menkopolhukam. Dalam artikel itu, Rizal Ramli mengkritik keras Mahfud dengan menyebut intelektual mantak Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu merosot, luntur di mesin cuci kekuasaan.

Mahfud MD kemudian meresponnya lewat cuitan di Twitter. Ia menyebut Rizal Ramli semakin ngawur dan bodoh. Pernyataannya juga menunjukkan kegoblokan.

"Ternyata Rizal Ramli ini makin ngawur dan bodoh. Tunjukkan, kapan sy bilang bhw setiap orang yg masuk kekuasaan menjadi iblis. Gobloklah pernyataan tsb. Kapan dan dimana sy bilang bgt?. Ayo. Sy bilangnya bukan bgt lah tp begini | Konfrontasi," tulisan Mahfud dalam akunyya @mohmahfudmd.

Warganet juga agaknya tak ingin kedua tokoh besar itu berseteru. Warganet kemudian ramai-ramai mendamaikan. Misalnya akun @ChoirulAnwar999 yang menulis cuitan begini:

"Pak Mahfud dan Pak RR, mestinya tidak usah saling berkata yang tidak baik, berkolaborasi aja!. Sampai saat ini kalian berdua masih diperlukan negara karena integritas dan sikap Anda."

Nasihat warganet itu kemudian direspons oleh Mahfud MD: "Sorry deh. Rizal Ramli yg duluan mengolok sy dgn kasar tp tanpa data. Hampir tiap hr dia mengolok org lain dgn kasar tp didiamin sj. Yg mau membalik serangan dia, dlm catatan sy, adalah Pak JK dan saya. Sesekali perlu dilawan dgn cara yg setara agar tak menyesatkan orng lain."

Kemudian akun @ant1cebong bertanya kepada Mahfud MD soal artikel di republika pada 2013 sialm, ketika Mahfud mengatakan Malaikat Masuk ke Sistem Indonesia pun Bisa Jadi Iblis.

Mahfud membenarkan pernyataannya di Republik. Namun konteks artikel itu berbeda sekali dengan narasi kritikan Rizal Ramli. Artikel itu, kata Mahfud, merupakan pendapatnya soal Sistem Pilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Baca Juga: Gerindra Yakin Partai di DPR Bisa Urun Pendapat ke MK, Sampaikan Tetap Proporsional Terbuka

"Berita REPUBLIKA itu betul. Utk apa disimasi? Isinya soal pilkada, bnyk kepala daerah yg korup spt iblis krn sistem pilkadanya. Itu yg benar, tp Rizal R, menuding sy bilang bhw orang yg masuk ke kekuasaan jd iblis. Itu pernyataan sesat dan tak bisa dibiarkan.  Hrs dikritik balik," tulis @mohmahfudmd.

Load More