Suara Joglo - Beberapa hari lalu viral di media sosial video pria yang disebut-sebut sebagai jambret dikeroyok warga di Desa Kalipuro Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto Jawa Timur ( Jatim ).
Pria itu terlibat keributan dan cekcok dengan warga, kemudian dikeroyok oleh massa yang beringas. Beruntung Ia berhasil diselamatkan oleh petugas kepolisian yang datang ke sana. Usut-punya usut, ternyata benar pria itu diduga jambret.
Aksinya berhasil digagalkan oleh korban yang merupakan bocah Sekolah Dasar (SD) bernama Rendi Nizar Afla (12). Bocah ini duel dengan jambret bernama Edi Santoso, warga Desa Wonosari Kecamatan Wonorejo kabupaten setempat.
Nizar ini melawan saat handphone miliknya dirampas oleh Edi Santoso. Saat ditinggal kabur, Nizar berlari mengejar, menarik pelaku, lalu menendang sepeda motornya sampai terguling.
Video pengeroyokan jambret ini salah satunya diunggah akun Instagram @kabarmojokerto. Dalam video, polisi memang nampak kewalahan mengadang amuk massa. Akun itu memberi caption video begini:
"Petugas Polsek Pungging yang datang ke lokasi sempat kewalahan melerai amukan massa yang geram terhadap aksi pelaku di siang bolong ini. Pasalnya, di lokasi itu kerap terjadi aksi kriminalitas. Akibat mempertahankan gawai miliknya, korban mengalami luka memar pada bagian tangan dan kaki."
Adapun untuk kronologisnya, saat itu Nizar bermain handphone seorang diri di warung kopi milik orang tuanya sekitar pukul 12.30 WIB. Tiba-tiba Ia dihampiri seorang pria tak dikenal berpura-pura menanyakan alamat.
Tak lama kemudian, pelaku yang diketahui bernama Edi Santoso, warga Desa Wonosari Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan itu datang merampas HP yang dipegang korban.
Hanya saja, aksi tanggap korban berusaha mengambil kembali dengan cara berteriak, lalu menarik jaket dan menendang motor pelaku. Berhasil menarik perhatian warga sekitar.
Baca Juga: Striker Nomor Wahid Timnas Thailand Teerasil Dangda Cedera Jelang Final Piala AFF 2022
Kakak dan ibu korban yang mendengar teriakan korban akhirnya ikut berteriak minta tolong. Hingga akhirnya menimbulkan banyak massa. Pelaku jadi bulan-bulanan massa.
"Waktu itu anak saya duduk di warung sendirian, terus ada orang nanya alamat. Habis itu anak saya jawab, terus direbut gitu aja," kata Sariasih, ibu korban.
Tak Terima handphonenya direbut, lanjut Sariasih, terduga pelaku pun dikejar sama anaknya, jaket pelaku pun ditarik, dan sepeda ditendang. Alhasil, pelaku pun jatuh, terus anaknya teriak-teriak, sehingga warga berdatangan.
"Petugas Polsek Pungging yang datang ke lokasi sempat kewalahan melerai amukan massa yang gerak terhadap aksi pelaku di siang bolong ini. Pasalnya, di lokasi itu kerap terjadi aksi kriminalitas," ujarnya.
Akibat mempertahankan gawai miliknya, korban mengalami luka memar pada bagian tangan dan kaki gara-gara terkena knalpot sepeda motor pelaku.
Tag
Berita Terkait
-
Heroik! Bocah SD Ini Duel Lawan Jambret, Tendang Motor Pelaku Sampai Jatuh
-
Baku Tembak di Pegunungan Bintang Papua, Tiga Anggota Polri Terluka Kena Peluru KKB
-
Jambret Ponsel Seorang Wanita di Palmerah, AG Ngaku Uang Hasil Kejahatan Digunakan Bakal Makan
-
Kepergok Rampas Ponsel di Kalideres, Dua Jambret Diciduk Polsek Tambora
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati