Nama Stadion Lukan Enembe beberapa hari terakhir menjadi sorotan publik penggemar sepak bola tanah air dan para netize Indonesia seiring penangkapan KPK terhadap Gubernur Papua itu.
Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) pada akhirnya berhasil menangkap Lukas Enembe (10/01/2023) yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi pada 5 September 2022.
Kendati demikian namanya yang dijadikan nama stadion di Papua, yang sebelumnya bernama Stadion Papua bangkit, mendapat perhatian khusus dari publik.
Tidak jarang dari mereka yang mendesak agar nama tersebut diganti dan dikembalikan ke nama semula menyusul ditangkapnya Lucas Enembe oleh KPK.
Di sisi lain, penamaan Lucas Enembe Stadium telah menyalahi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Nama Rupabumi (Stadion dan lainnya) khususnya Pada Bab II Pasal 3.
"Nama rupabumi harus menghindari penggunaan nama orang yang masih hidup dan dapat menggunakan nama orang yang sudah meninggal dunia paling singkat 5 (lima) tahun terhitung sejak yang bersangkutan meninggal dunia," salah satu bunyi dalam PP Nomor 2 Tahun 2021.
Desakan untuk mengubah nama Lucas Enembe Stadium ke nama semula Stadion Papua Bangkit gencar dibicarakan di media sosial. Bahkan tidak jarang dari netizen yang mengusulkan nama stadion yang memiliki unsur Pele sesuai dengan anjuran FIFA untuk menghormati meninggalnya sang legenda terbaik sepak bola beberapa pekan lalu.
"ganti aja mumpung fifa nganjurin setiap negara satu stadion di kasih nama pele yg cocok STADION GELORA BUNG PELE," usul salah seorang netizen.
"yaudah mumpung pas waktunya, kalo ga salah fifa ngasih intruksi ke negara negara bahwa ngasih nama stadion dengan nama pele. yaudah pas itu aja, toh filosofinya pas yaitu pele adalah bintang berbakat dan yang kita tahu di papua banyak yg melahirkan bintang berbakat," kata netizen lainnya.
Baca Juga: Fakta-fakta Dua Remaja di Makassar Bunuh Bocah 11 Tahun, Terobsesi Jual Organ Tubuh Korban
"Miris bgt org yg namanya terpampang di stadion megah, mlh koruptor di daerah yg msh butuh biaya pembangunan dn uangnya di korupsi," sindir netizen satunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Bau Rokok Membandel di Mobil Bekas? Coba 5 Cara Menghilangkannya dengan Bahan Alami
-
Nilai Transaksi Kripto Nyaris Rp122 Triliun dalam 5 Bulan, Anak Muda Jadi Penggerak Utama
-
PTBA Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim, Tebar Ribuan Benih Ikan Pulihkan Ekosistem
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Pecah Kongsi Pemkot Bandung! Wawali Erwin Buka-Bukaan Tak Pernah Diajak Bicara oleh Walikota Farhan
-
Syok Saat Kondangan! Orang Tua di Bekasi Pergoki Pembunuh Anaknya Bebas Berkeliaran
-
Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?
-
Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah