Beberapa waktu lalu Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menyoroti perihal KUHP yang baru. Tapi kritikannya itu justru tuai komentar nyinyir netizen.
Dalam pidatonya yang digelar di Kantor DPP Partai Demokrat, AHY menilai KUHP yang baru disahkan belum lama ini masih terdapat sejumlah pasal yang berpotensi menjadi pasal karet.
Ia menjelaskan bahwa memang KUHP yang ada saat ini merupakan warisan pemerintahan Hindia Belanda dan perlu dilakukan perbaikan. Tetapi menurutnya ada pasal yang patut dikritisi.
"KHususnya terkait aturan-aturan yang sifatnya bisa menjadi pasal karet. Misalnya mengenai penghinaan presiden dan wakil presiden. Kemudian pasal yang mengatur atau mengancam kebebasan pers. Lalu tentang pasal berkait demonstrasi dan unjuk rasa," urainya.
Ia mengingatkan jangan sampai pasal-pasal yang kontroversial itu disalahgunakan, utamanya untuk membungkam suara kritis masyarakat.
"Jangan sampai pasal-pasal tadi digunakan sebagai alat kekuasaan untuk menggebuk lawan-lawan politik. Sekali lagi, digunakan kekuasaan untuk menggebuk lawan-lawan politik untuk membungkam suara kritis rakyat, termasuk mengkriminalisasi rakyatnya sendiri," tegasnya.
Putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut meminta pemerintah untuk bijak dalam memakai pasal-pasal tersebut.
"Partai Demokrat meminta kepada pemerintah khususnya lembaga pengawas, pengatur dan penegakan hukum agar benar-benar bijaksana dan tidak sewenang-wenang dalam menerapkan dan menjalankan aturan pidana tersebut," katanya.
Belakangan catatan kritis yang disampaikan AHY terkait amandemen KUHP itu justru menuai nyinyiran dari netizen. Tak sedikit yang menyentil AHY terkait warisan buruk di masa lalu partainya.
Baca Juga: Demokrat Tempel PDI Perjuangan Sebagai Parpol Pilihan Publik
"Saya turut bangga dengan candi buatan pak SBY, Candi Hambalang," kata azep.
"Omongan wong meh kalah," tulis ron firs.
"Cari panggung," kata estu.
"pansos," tulis antoni.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Tampil di Specteve 2026, Efek Rumah Kaca Bawa Pesan Emosional Lewat Lagu 'Di Udara'
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
-
Lebih dari Sekadar Kurban, Iduladha Juga Mengajarkan Arti Kepedulian
-
Energi Ceria Khas Brasil Hadir dalam Koleksi Sandal Penuh Warna
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Apa Arti Mimpi Kecebur Sungai atau Got? Ini Penjelasannya Menurut Primbon Jawa