/
Selasa, 31 Januari 2023 | 11:41 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mendapatkan momen apik, ia menggandeng Megawati Soekarnoputri. ([Twitter/@gibrantweet])

Momen Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menggandeng Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menjadi perhatian publik. 

Pertemuan Gibran dengan Megawati pun menjadi pertanyaan besar soal Pemilu 2024. Sebab, putra sulung Presiden Jokowi tersebut berpotensi maju menjadi calon gubernur. 

Namun, Gibran  merahasiakan pembicaraan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat bertemu pada pelantikan Hevearita G Rahayu sebagai Wali Kota Semarang di Semarang, Senin (30/1/2023).

"Baca saja ekspresi muka saya waktu digandeng bu Mega, itu cukup menjawab," kata Gibran dikutip dari ANTARA di Solo, Selasa (31/1/2023).

Disinggung mengenai kemungkinan untuk maju pada Pemilihan Gubernur 2024, ia enggan menjawab secara lugas.

"Nggak tahu, baca sendiri (ekspresi wajahnya, red.). Nanti dululah itu, nanti saja dibahasnya, yang penting sudah ketemu ibu (Megawati, red.), sudah," katanya.

Meski merahasiakan isi pembicaraan dengan Megawati, ia mengakui banyak kesan yang dirasakannya saat pertemuan. Sempat mengantarkan Megawati hingga ke mobil untuk kembali ke Jakarta, ia mengatakan pada kesempatan itu tidak ada pembicaraan berdua antara dirinya dengan Megawati.

"Enggak, kemarin sudah cukup, singkat, padat, jelas," katanya.

Sebelumnya sempat tersebar foto Megawati yang menggandeng tangan Gibran saat pertemuan di Semarang. Meski dalam foto tersebut keduanya terlihat dekat, ia enggan menyebut jika gandengan tersebut merupakan bagian dari simbol politik.

Baca Juga: Mikha Tambayong Sindir Mantan Lewat Lagu, Warganet: Belom Move On Tuh

"Enggak, beliau sudah seperti ibu, eyang saya sendiri. Pokoknya tugasku kalau beliau di sini saya ngantar, mendampingi," katanya.

Sementara itu, saat disinggung mengenai persiapan Pilkada 2024, ia mengaku tidak ada persiapan apapun.

Termasuk merealisasikan 16 proyek prioritas di Solo, dikatakannya, upaya tersebut bukan bagian dari persiapan untuk melaju pada kontestasi politik yang lebih tinggi.

"Nggak ada, lha 'aku meh ngopo to?' (saya mau melakukan apa?). Proyek prioritas itu kan pekerjaan sekarang, tugas saya menyelesaikan itu. Saya nggak mau pamer, biar warga yang menilai," katanya.

Load More