Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan adalah tiga sosok yang memiliki elektabilitas tinggi menjadi Calon Presiden (Capres) 2024.
Lalu yang menjadi pertanyaan seberapa kaya ketiga tokoh politik tersebut?
Tentu diketahui bersama, bak langit dan bumi, kekayaan Prabowo Subianto tak bisa dibandingkan dengan Ganjar dan Anies.
Prabowo menjadi paling tajir, karena ia adalah seorang pengusaha ulung. Sementara Ganjar dan Anies hanya kepala daerah.
Berikut ini rincian harta dari Prabowo, Ganjar dan Anies.
Harta Prabowo Subianto
Sosok yang menjabat sebagai menteri pertahanan ini memiliki hutang Rp 8 Miliar. Namun, surat berharga yang dipunya Prabowo bernilai lebih dari Rp 1,7 Triliun.
Prabowo Subianto merupakan salah satu sosok orang kaya dalam kabinet Indonesia Maju.
Dari data e-LHKPN periodik 2021, Prabowo tercatat memiliki harta Rp 2.032.478.722.760. Namun harta ini justru turun dari periode pelaporan LHKPN sebelumnya.
Kekayaan fantastis tersebut membuat Prabowo mengungguli Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan. Dari data e-LHKPN, harta Luhut mencapai Rp 716.314.993.267.
Baca Juga: Alasan Nikah di KUA Makin Diminati, Hemat dan Uang Resepsi Bisa Ditabung
Prabowo juga sangat jauh mengungguli harta kekayaan Presiden Joko Widodo. Dari data e-LHKPN, Jokowi hanya memiliki harta Rp 71.471.466.189.
Namun begitu, kekayaan Prabowo tak terletak pada bangunan atau mobil. Kekayaan Prabowo justru bersumber dari kepemilikan surat berharga. Berikut ini rincian harga Prabowo:
1. Tanah dan Bangunan
Prabowo Subianto tak memiliki banyak tanah dan bangunan, seperti Luhut Binsar Panjaitan. Total tanah dan bangunan Prabowo hanya berjumlah sepuluh aset saja. Delapan aset tanah dan bangunan berada di Bogor. Sementara dua lainnya berada di Jakarta Selatan.
Salah satu aset yang berada di Jakarta Selatan cukup mencuri perhatian. Prabowo memiliki satu laporan aset berupa tanah seluas 8.365 meter persegi dan bangunan 2.175 meter perrsegi dengan nilai Rp 158.491.875.000.
Satu aset lain yang berada di Jakarta Selatan juga memiliki nilai fantastis, yakni Rp 32.666.905.000. Namun, aset ini tertulis sebagai hibah tanpa akta. Sementara sembilan aset lain berstatus hasil sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Dramatis Jepang Buyarkan Kemenangan Depan Mata Belanda
-
Bikin Pemain Brasil Mati Kutu, Ayyoub Bouaddi Didorong Gabung Arsenal
-
Viral! Alisson Becker vs Gabriel Ribut Usai Gol Maroko, Blunder atau Miskomunikasi?
-
5 Fakta Pesta Gol 7-1 Jerman atas Curacao: Ulangi Rekor Saat Bantai Brasil
-
Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Mengamuk Lumat Curacao 7-1
-
Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol
-
Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti
-
Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi
-
Dilema Scaloni! Julian Alvarez atau Lautaro Martnez, Siapa Jadi Striker Argentina?