Adu Statement antara Shin Tae-yong dan Thomas Doll kian memanas buntut dari pemanggilan pemain Persija Jakarta ke TC Timnas Indonesia U-20 persiapan Piala AFC Cup 2023.
Merespon pemanggilan 9 anak asuhnya ke pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20, berbagai statement telah dikeluarkan oleh eks pelatih Borussia Dortmund tersebut.
Bahkan tanpa ragu pelatih berpaspor Jerman itu menjelaskan jika Shin Tae-yong tidak paham soal bola, yang mana para pemain U-20 butuh kompetisi.
"Pemain U-20 itu butuh kompetisi. Saya merasa STY enggak paham soal ini," ungkap Thomas Doll dilansir dari akun Instagram @garudarevolution.ina (05/02/2023).
Pernyataan Thomas Doll di atas lantas mendapat respon dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Menurutnya jika memang dirinya tidak paham mengenai sepak bola, bagaimana bisa ia menjadi pelatih Piala Dunia dan Timnas Indonesia.
"Kalau saya tidak tahu tentang bola, bagaimana bisa saya jadi pelatih di Piala Dunia dan pelatih Timnas juga?" Ucap Shin Tae-yong dengan tegas.
Di sisi lain, Shin Tae-yong juga membenarkan statemen Thomas Doll yang mengatakan bahwa level Liga 1 sangat tinggi, hanya saja langkah yang ia ambil tak lepas dari permintaan berbagai kalangan.
"Memang benar kata pelatih Persija kalau level Liga 1 sangat tinggi. Tapi ini juga permintaan penuh dari Presiden Jokowi, Menpora, dan masyarakat pun memberi dukungan penuh," imbuh pelatih yang pernah membawa Korea Selatan kalahkan Jerman pada Piala Dunia 2018 silam.
Seperti yang telah diketahui bersama jika Shin tae-yong telah memanggil sebanyak 30 nama pemain untuk mengikuti TC Timnas Indonesia persiapan AFC Cup 2023.
Baca Juga: Kocak! Soobin TXT dan Young Ji yang Gagal Lakukan Challenge Sugar Rush Ride
Dari 30 nama yang tertera terdapat sembilang pemain Persija Jakarta, yakni Nico Alfriyanto, Barnabas Sobor, Muhammad Ferarri, Achmad Maulana Syarif, Resa Aditya Nugraha, Cahya Supriadi, Dini Tri Pamungkas, Frengky Deaner Missa, dan Ginanjar Wahyu Ramdhani.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM
-
Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh