Pelatih Rahmad Darmawan akhirnya berlabuh ke Barito Putera. Hal itu diumumkan melalui akun Instagram resmi klub asal Kalimantan tersebut.
Pada unggahan Instagram itu, terlihat CEO Barito Putera, Hasnuryadi bersama Rahmad Darmawan menunjukan kontrak kerjasama.
Diketahui sebelumnya, Rahmad Darmawan sempat pindah ke Barito Putera setelah membawa Rans Nusantara FC melaju ke partai final Liga 2 2021 dan promosi ke Liga 1.
Namun, kini setelah kontraknya selesai dengan Rans Nusantara FC, ia kembali ke Barito Putera.
Berikut Profil profil Rahmad Darmawan
Rahmad Darmawan merupakan salah satu nama mentereng di dunia sepak bola Indonesia yang lahir di Metro, Lampung, pada 28 November 1996.
Sebelum terjun ke dunia kepelatihan, Rahmad Darmawan mengawali kariernya sebagai pesepak bola di ajang PON ke-11 mewakili Provinsi Lampung.
Namun, saat bermain, RD pernah mengalami cedera parah hingga menepi lama. Di momen itu, ia memilih fokus menyelesaikan studinya di jurusan Kepelatihan di Fakultas Pendidikan Olahraga Kesehatan IKIP Jakarta.
Selanjutnya, RD juga menempuh pendidikan militer di Sekolah Perwira Wajib Militer (SEPAWAMIL) setelah ditawari oleh E.E Mangindan, tokoh sepak bola Indonesia yang jadi pengurus PS ABRI.
Kiprah RD di dunia sepak bola dimulai pada tahun 2015. Ia dikenal sebagai sosok manajemen yang apik dan kerap menghasilkan pemain berkualitas.
Kariernya berawal sebagai pelatih Persikota Tangerang. Ia juga pernah pindah ke Persipura Jayapura lalu singgah ke Persija Jakarta.
Sepanjang kariernya sebagai pelatih, RD sudah sukses meraih banyak gelar. Dia pernah meraih gelar ISL 2005 bersama Persipura Jayapura. Lalu, gelar ISL edisi 2007 diraih bersama Sriwijaya FC.
Bersama Sriwijaya FC, ia juga sukses merengkuh tiga gelar Copa Indonesia yang diraih pada edisi 2008, 2009, dan 2010.
RD sempat mendapat kepercayaan dari PSSI untuk menjadi nakhoda timnas Indonesia U-23. Hasilnya, ia mempersembahkan medali perak pada ajang SEA Games 2011 dan 2013.
Setelah itu, RD dapat pekerjaan dari Arema FC pada 2013 hingga membawa anak asuhnya jadi runner-up dan tampil di Piala AFC musim berikutnya.
Purnawirawan Perwira Angkatan Laut ini juga pernah meniti kariernya di Malaysia bersama T-Team. Hasilnya, klub asal Terengganu itu diantarkan hingga promosi ke Liga Super Malaysia.
Setelah itu, ia sempat pulang untuk melatih Sriwijaya FC, Mitra Kukar, hingga Madura United. Setelah dipecat klub terakhir, RD diangkut oleh Rans Cilegon FC.
Hasilnya, pelatih berusia 55 tahun itu sukses membawa The Prestige Phoenix meraih peringkat kedua Liga 2 2021 dan promosi ke kasta tertinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Wali Kota Mataram Tidak Mau Memberi Ruang Kelompok LGBT
-
Berani Tampil Nyentrik, Masters of the Universe Menampar Tren Film Fantasi Masa Kini
-
Gegara BI-Rate Rupiah Bernasib Baik Hari Ini, Tapi Masih Rp 18.000
-
Cadev Turun 1,3 Miliar Dolar AS, Gubernur BI Singgung IMF
-
Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
-
3,5 Jam Rekonstruksi Kasus Little Aresha: Terungkap Siksaan ke Anak Atas Instruksi Ketua Yayasan
-
TAFS Diduga Gunakan Matel untuk Tagih Konsumen, OJK Siap Beri Sanksi
-
Shin Tae-yong Resmi ke Persija, Mampukah Formula Sukses Timnas Terulang?
-
Media Asing: Donald Trump 'Permalukan' FIFA Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai
-
Belajar Move On Bersama "Time After Time" Karya Sederhanaindah