Suara.com - Pelatih anyar RANS Nusantara FC Rodrigo Santana tampaknya belum mampu memberikan hasil yang memuaskan manajeman klub. Teranyar, tim berjuluk The Phoenix tumbang di kaki para pemain Arema FC.
Menghadapi Arema FC di pekan ke-23 BRI Liga 1 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (8/2/2023), RANS Nusantara FC menelan kekalahan 2-1.
Ini menjadi kekalahan kedua beruntun bagi Santana sejak menggantikan Rahmad Darmawan sebagai juru taktik. Karena di laga debutnya sebagai pelatih RANS, tim besutan Santara dibantai Persija Jakarta 3-1.
Salah satu alasan timnya kembali terpuruk, menurut Santana, lantaran masalah fisik pemain the Phoenix yang masih kurang baik.
"Sekali lagi saya meminta maaf karena gagal membawa tim ini menang," kata Santana dikutip laman Liga Indonesia Baru, Kamis (9/2/2023).
"Seharusnya tim ini bisa menang. Saya sedih sekali ini laga kandang dan kami seharusnya menang di sini," sambungnya.
"Namun sekali lagi masalah fisik jadi alasan kami kalah. Padahal kami bisa saja bangkit namun ada kiper cedera sehingga ada perubahan strategi."
Sementara itu, pemain RANS Nusantara FC, Romadona Dwi Kusuma meminta maaf lantaran belum mempersembahkan kemenangan untuk tim yang dibelanya.
"Maaf belum bisa beri kemenangan. Kita kurang fokus di pertengahan babak kedua. kita akan benahi untuk game selanjutnya," ungkapnya.
Baca Juga: PSS Sleman vs Persik Kediri, Seto Nurdiyantoro: Pertandingan Klub Papan Bawah BRI Liga 1 Juga Seru
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan