Suara Joglo - Keputusan Shin Tae-yong mengadakan TC jangka panjang untuk Timnas Indonesia U-20 proyeksi Piala Asia semapat tuai kritikan dari 3 pelatih BRI Liga 1 musim 2022-2023.
Adapun tiga pelatih yang dimaksud adalah Thomas Doll (Persija Jakarta), Aji Santoso (Persebaya Surabaya), dan Bernardo Tavares (PSM Makassar).
Menurut Thomas Doll kompetisi lebih penting daripada TC, lantaran dalam TC hanya terdapat menu latihan tapi tidak disertai dengan kompetisi.
"Ini pentingnya kompetisi karena TC itu kan cuma latihan-latihan, tapi tak ada kompetisinya," ungkap Thomas Doll menyoroti pemanggilan 9 pemainnya untuk mengikuti TC Timnas Indonesia U-20 di Jakarta.
Hal senada juga dikatakan oleh pelatih Persbaya Surabaya, Aji Santoso. Menurutnya, serharusnya pemain selalu dilibatkan dengan kompetisi. Bahkan Aji menyarankan, pemanggilan pemain dapat dilakukan beberapa minggu sebelum turnamen dimulai.
"Seharusnya pemain selalu dilibatkan dengan kompetisi. Kalau ada turnamen, kurang berapa minggu baru dipanggil," ujar Aji Santoso, pelatih Persebaya Surabaya.
Di sisi lain, Bernardo Tavares selaku juru taktik PSM Makassar juga menyentil TC jangka panjang yang dilakukan oleh Shin Tae-yong. Menurutnya jika hanya melakukan latihan, lari, dan training camp, para pemain tidak akan mendapatkan sesuatu dari sebuah pertandingan.
"Jika mereka di Timnas hanya latihan, lari, training camp, mereka tidak mendapatkan hal-hal bagian dari pertandingan," ujar Bernardo Tavares.
Pernyataan ketiga pelatih tersebut lantas tak luput dari sorotan kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia. Tidak sedikit dari mereka yang memberika komentar terhadap pernyataan tersebut.
Baca Juga: Longsor di Nagan Raya, Enam Alat Berat Dikerahkan Cari Korban yang Tertimbun
"Karena pengalaman bermain di kompetisi atau turnamen, mengasa kemampuan, menguji mental bermain, semua nya dapet, di banding TC, Yang hanya bermain dengan rekan sendiri," ujar salah seorang netizen.
"enak bener ye kata2nya, semua org juga idealnya bakal gitu. tp ini Indonesia boss yang mana materi sumberdaya nya aja masih gini2 aja , bentuk kompetisinya aja gak jelas, dan yang kita hadapin bukan kayak yg ada di klub liga 1 besok. besok kompetisi dunia .... siapa juga setuju dgn omongan itu dan sty pun berasal dr pelatih klub nya dulunya tp ini krn kepentingan negara, kepentingan indonesia nya maknaya kl ditumburin terus antara kepentingan negara sama bisnis ya bakal rempong la," ujar netizen satunya.
"Nunggu komen dari Luis Milla, dia galepas pemain karna apa, kalo luas mila sama komentar nya kata 3 pelatih diatas, gua setuju kalo pemain itu butuh kompetisi untuk asah kemampuan," sambung netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Indra Sjafri Tak Akan Panggil Skuat U-20 untuk SEA Games, Netizen Usulkan Sejumlah Pemain
-
Jelang Laga Kontra Persija Jakarta, Arema FC Fokus Benahi Tim untuk Kembalikan Rasa Percaya Diri
-
Pelatih PSM Klaim PSSI Tak Tegas Kepada Persija Jakarta dan Persib Bandung
-
Arema FC Tanpa Dikawal Fans Lawan Persija, Putu Gede: The Jakmania Juga Aremania
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
The Desperate Hour: Naomi Watts Dikejar Waktu Selamatkan Anaknya, Malam Ini di Trans TV
-
22 Tahun Nasib PRT Dipingpong, RUU PPRT Kini Terkatung-katung di Tangan Pemerintah
-
Menang Lawan Persebaya, Mauricio Souza Justru Ungkap Masalah Persija Jakarta
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Sopir Ambulans Kena Order Fiktif Debt Collector, Berujung Disuruh Tagih Utang
-
BNI Lepas Timnas ke Thomas & Uber Cup 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Tradisi Juara
-
Bank Sumsel Babel Siapkan Undian Rp550 Juta, Ungu Siap Mengguncang Palembang
-
Mesin Cuci Front Loading Paling Irit Merek Apa? Ini 5 Pilihan Terlaris Mulai Rp3 Jutaan
-
Lelah dengan Tekanan Kota? Mungkin Kamu Belum Menemukan "Ruang Pulang" Versi Dirimu Sendiri
-
Sekolah di Riau Dilarang Keras Menahan Ijazah Siswa, Apapun Alasannya!