PSIS Semarang dirumorkan akan merekrut pelatih baru dari Eropa. Ia adalah Gilbert Agius pelatih asal Malta negara dari Eropa.
Rumor tersebut juga diperkuat oleh komentar Pelatih Sementara PSIS Semarang M. Ridwan. Tak menyebut nama, ia mengaku siap untuk membantu pelatih kepala yang akan didatangkan.
"Rekan tekan pasti sudah tahu kalau akan ada pelatih datang, saya siap akan membantu pelatih kepala, apapun yang diinstruksikan pelatih kepala, karena saya hanya membantu," ucap M. Ridwan usai pertandingan melawan Dewa United di Stadion Jatidi pada Senin (13/2/2023).
Menyadur dari akun media sosial Instagram @smrgpsis, rumor itu semakin menghangat. Pelatih Timnas Nasional Malta itu akan segera bergabung dengan PSIS Semarang.
Gilbert Agius I Malta, 21 Februari 1974 (48 Tahun) I Posisi Head Coach I Klub Sebelumnya Tim Nasional Malta I Lisensi UEFA PRO
Gilbert Agius mungkin masih asing di Sepakbola Indonesia.
Namun di Malta dia adalah Superstar baik ketika menjadi pemain maupun pelatih. Nama besarnya di harapkan bisa membawa pengalaman, Mentalitas dan Meningkatkan kualitas Tim Mahesa Jenar musim ini.
Ketika sebagai pemain, Gilbert menghabiskan semua masanya bermain di malta tepatnya di tim Valletta FC yang di perkuat sejak musim 1990 hingga 2013. Dia juga pernah di pinjamkan ke Tim Seri C Italia yaitu Pisa selama 1 musim dan kembali Lagi ke Valletta, Valletta juga merupakan tim Taisei Marukawa di Liga Malta sebelum bergabung ke Persebaya Surabaya.
Gilbert bermain sebagai penyerang di Valletta dengan total 587 Match dan mencetak 231 Gol, dia juga bermain sebanyak 120 Match bagi Timnas Malta dengan Torehan 8 Gol. Selama Karir sebagai pemain dia meraih 38 Gelar antara lain Malta Premier League 8 kali, Malta FA Cup 7 kali, Malta super Cup 7 kali dan masih banyak lagi Gelar Domestik di Malta.
Dia juga meraih gelar Malta Footballer Of The Year sebanyak 3 kali dan 1 kali menjadi Top Score dengan 20 gol selama 1 musim.
Selepas pensiun, dia di angkat sebagai pelatih Valletta U19 dan langsung berhasil memberikan 1 gelar juara, setelah itu dia di angkat menjadi Ass Pelatih hingga pelatih kepala di Valletta pada medio 2014 - 2021 dengan sukses meraih 11 Gelar Domestik.
Setelah pengabdian panjang dia di tunjuk Federasi Malta untuk menjadi pelatih Timnas U21 Malta pada 2022 dan di angkat sebagai pelatih Interim Timnas Senior Malta pada November lalu.
Setelah itu, dia mendapatkan tawaran dari PSIS dan sangat terkesan dengan suasana di Stadion Jatidiri dan juga mencari tantangan baru untuk karier kepelatihannya.
Coach Gilbert akan menandatangani kontrak selama 2 bulan + 1 Musim depan dengan opsi perpanjangan. Dirinya di jadwalkan akan tiba pada 15 Februari mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Pidato Sheila Dara Viral: Suami Saya Selamanya
-
Goyangan Elvis Bangkit Lagi! Review Film EPiC yang Bikin Satu Bioskop Senam Irama
-
Tahan Tangis, Mahalini Beri Kesaksian tentang Sosok Vidi Aldiano
-
Dana Rp30 Miliar untuk Bebaskan Lahan Pembangunan Flyover Garuda Sakti
-
Waktu Adalah Mata Uang Ramadan: Jangan Habiskan Hanya Untuk Menunggu Magrib!
-
Program Mudik Gratis bagi Mahasiswa Riau di Jakarta, Buruan Daftar!
-
Apa Jadinya Ketika Anak Padus Jadi Zombi? Kisah di Balik Konser ORPHIC 2024
-
Iran Tantang Donald Trump: Siap 'Sambut' Militer AS di Selat Hormuz
-
AS Rugi Rp 91 Triliun dalam 100 Jam Operasi Militer Lawan Iran
-
Menyoal Muslim Musiman vs Muslim VIP: Stop Jadi Juri Keimanan Orang Lain