/
Selasa, 14 Februari 2023 | 12:49 WIB
Prabowo Subianto temui belasan kiai di Jatim (ANTARA)

Suara Joglo - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya ( Gerindra ) Prabowo Subianto terus memperkuat kuda-kudanya di Jawa Timur ( Jatim ) jelang Pileg dan Pilpres 2024 nanti.

Sejak tahun lalu, 2022, Prabowo intens melakukan pendekatan kepada Nahdlatul Ulama (NU) Jatim. Ia bertemu dengan sejumlah tokoh NU, Kiai, Ulama, bahkan dua kali Ia bertemu dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah sendiri merupakan Ketua Umum PP Muslimat NU, sebagai salah satu badan otonom NU dengan jumlah anggota ribuan dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Terbaru, Prabowo Subianto yang juga Menteri Pertahanan (Menhan) RI itu bertemu dengan Khofifah di sebuah rumah makan di Kota Surabaya. Keduanya tampak mesra menikmati dinner di De Soematra Surabaya.

Pertemuan itu seolah memberikan kode yang kuat bahwa, Prabowo akan meminang Khofifah dalam kontestasi demokrasi 2024 nanti. Ini merupakan pertemuan kedua Prabowo dan Khofifah.

Pertemuan ini merupakan yang kedua kalinya. Pada 2022 lalu, beberapa hari setelah perayaan Idul Fitri, Prabowo juga bertemu dengan Khofifah di Gedung Negara Grahadi Kota Surabaya. 

Pertemuan itu kemudian ditindaklanjuti pada pertemuan kedua kali ini di De Soematra Surabaya, Senin (13/2/2023). Lalu apa bahasan keduanya, apakah seputar pencapresan? Prabowo mengelak. Makan malam itu bukan membahas mengenai pemilihan presiden (Pilpres). Menurutnya pertemuan itu hanya balas budi semata. 

Ia menjelaskan, sebelumnya ketika dirinya datang ke Surabaya, Khofifah telah menyambut dirinya dan makan bersama. "Gantian. Sekarang giliran saya yang traktir," ucapnya.

Dalam pertemuan kali ini, Prabowo mengakui banyak perbincangan yang mereka bahas. Salah satunya tentang sejarah Nahdlatul Ulama (NU). Namun, ketika ditanya mengenai Pilpres, spontan politisi Gerindra itu melirik Gubernur Jatim yang berdiri di sampingnya.

Baca Juga: Juru Parkir Aniaya Driver Ojol di Medan Ditangkap

Selain bertemu Khofifah, Prabowo juga sempat bertemu dengan sejumlah ulama di Jember pada 2022 lalu. Saat itu Prabowo menjenguk Kiai Ahmad Muzaki Syaha selaku pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Qidiri. 

Setelah itu, mantan Danjen Kopassu itu bertolak ke Situbondo untu bersilaturahmi dengan Kiai Kholil As'ad, pimpinan Pondok Pesantren Walisongo. Pertemuan dengan Kiai berlanjut pada Desember 2022 di Surabaya.

Tepatnya setelah Gerindra dan PKB memutuskan berkoalisi. Saat itu Prabowo segera ke Surabaya bertemu dengan sejumlah kiai. Pertemuan ini berlangsung diam-diam dan tak banyak memunculkan kegaduhan.

Paling gaduh tentu ketika Prabowo menghadiri Harlah 1 Abad NU di Stadion GOR Gelora Delta Sidoarjo. Saat itu Ia datang bersama dengan Presiden RI Joko Widodo dan sejumlah nama tokoh lain yang juga banyak disebut sebagai capres.

Saat itu misalnya hadir Ganjar Pranowo dan Erick Thohir. Bahkan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga hadir. Namun dalam sebuah momentum, Prabowo bahkan sempat diteriaki presiden oleh Nahdliyin--warga NU.

Itulah gerakan-gerakan Prabowo untuk memperkuat kuda-kudanya jelang tahun politik yang diprediksi bakal sengit tahun depan.

Load More