Suara.com - Anggota dari Blok Politik Pelajar (BPP) mendatangi Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta Selatan, Jumat (24/2/2023). Salah satunya sempat menempelkan kertas 'Stop Bayar Pajak'.
Aksi tersebut dilakukan oleh anggota dari BPP di area luar kantor Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan. Pria berkaos hitam tampak menempelkan dua kertas di papan penunjuk arah.
Selain itu, ia juga menebarkan kertas dengan tulisan yang sama di depan gerbang masuk kantor tersebut.
Aksi BPP itu tidak terlepas dari rasa kekecewaan mereka terhadap terkuaknya kekayaan eks Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Jakarta Selatan II, Rafael Alun Trisambodo. Kekayaan Rafael yang disebut-sebut mencapai Rp 56,1 miliar disombongkan oleh putranya, Mario Dandy.
Mario Dandy kerap memperlihatkan kendaraan mewah milik ayahnya seperti mobil Jeep Rubicon hingga motor gede Harley Davidson.
"Berulangkali publik dikecewakan dengan tingkah laku pejabat dan keluarganya," demikian yang disampaikan oleh BPP melalui akun Instagramnya @blokpolitikpelajar dikutip Sabtu (25/2/2023).
BPP juga geram karena melihat keangkuhan Mario Dandy saat menganiaya putra pengurus GP Ansor, David.
"Kali ini sifat kebiadabannya seperti pejabat-pejabat lainnya. Seorang anak pejabat Dirjen Pajak menunjukkan arogansinya, memukul, menginjak bahkan berkata 'lapor aja anj*ng gue nggak takut, mati-mati aja sekalian'," terangnya.
Blok Politik Pelajar meminta kepada masyarakat untuk mulai sadar kalau pajak yang dibayarkan dari hasil jerih payah ternyata hanya untuk membiayai kemewahan para pejabat.
Baca Juga: Polisi Ungkap Kronologi Awal Kasus Penganiayaan Mario Dandy Satriyo Terhadap Cristalino David Ozora
"Publik perlu sadar bahwa pajak yang mereka bayar digunakan untuk para pejabat bermewah-mewahan dan membeli segalanya termasuk hukum," tuturnya.
"Publik layak untuk marah dan STOP MEMBAYAR PAJAK!. Tempelkan gambar ini dikantor pajak kalian masing-masing."
Berita Terkait
-
Sri Mulyani Copot Rafael Alun Trisambodo karena Punya Harta Mencurigakan, Arsul Sani: Kita Tunggu Pemeriksaan KPK
-
Sosiolog Sebut Sikap Hedonisme Mario Dandy yang Berujung Petaka Bukan Fenomena Baru
-
Diminta Sri Mulyani, Begini Cara Melaporkan Pegawai Kemenkeu yang Pamer Gaya Hidup Mewah
-
Polisi Ungkap Kronologi Awal Kasus Penganiayaan Mario Dandy Satriyo Terhadap Cristalino David Ozora
-
Polisi Sebut Agnes Sempat Minta Mario Dandy Selesaikan Masalah Baik-Baik, Warganet Geram: Tetap Dia Pemicunya
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Tinted Sunscreen Somethinc untuk Kulit Apa? Ini Penjelasannya Lengkap dengan Review Pembeli
-
Iran Beri Syarat Berat ke AS Jika Ingin Selat Hormuz Dibuka, Apa Saja?
-
Kronologi Pemotor Tewas usai Terpental di Jalan Sudirman Pekanbaru
-
Real Cewek Manis, Intip 5 Ide Outfit Girly dan Simpel ala Chae SooBin!
-
3 Contoh Teks Doa Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Khidmat dan Penuh Makna
-
Tak Cuma Buat Belanja, Sistem Pembayaran Digital Kini Menyentuh Layanan Publik
-
Apa Itu Skin Tint dan Bedanya dengan Foundation? Ini Penjelasannya
-
Cara Mengatasi Lipstik Meleber Keluar dari Garis Bibir, Makeup Tetap Rapi Seharian
-
Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan
-
Contoh Teks MC Jalan Sehat 17 Agustus yang Santai dan Interaktif, Cocok untuk Acara Tingkat RT