Sulthan Zaky jadi satu dari 23 pemain Timnas Indonesia U-20 yang dibawa Shin Tae-yong untuk menghadapi Piala Asia U-20 2023 di Uzbekistan mulai 1 Maret mendatang.
Bek asal PSM Makassar itu jadi pemain termuda dalam skuad Timnas Garuda Nusantara mengingat usianya baru menginjak 16 tahun.
Selain Sulthan Zaky, eks Timnas U-16 yang sempat dibawa ke Timnas U-20 adalah striker Persis Solo, Arkhan Kaka.
Sayang Arkhan Kaka tidak dibawa, wajar karena usia yang masing sangat muda yakni 15 tahu dan persaingan lini depan juga ketat, ada Hugo Samir, Ronaldo, Rabbani dan Hokky Caraka.
Meski termuda, namun Sulthan Zaki jadi pemain penting di lini belakang Timnas Indonesia U-20.
Sebagai informasi, Sulthan Zaky merupakan adik sepupu dari bek kanan Timnas Indonesia yang kini merumput di K-League, Asnawi Mangkualam Bahar.
Tak pelak, permainan agresif dan rapat digambarkan Sulthan Zaky seperti Asnawi, sehingga ada striker yang mudah melewatinya.
Sulthan Zaky Pramana merupakan pesepak bola kelahiran Makassar pada 23 Maret 2006.
Pemain bertinggi 186 sentimeter berposisi sebagai bek tengah itu sebelumnya menjadi andalan Timnas Indonesia U-16 asuhan Bima Sakt.
Baca Juga: Kerusuhan Berdarah di Wamena, Polda Papua Tangkap 13 Orang Terduga Pelaku
Sulthan Zaky memluai karir sepak bola saat menimba ilmu di SSB Hasanuddin, Makassar.
Terus berkembang, Sulthan Zaky saat ini memperkuat PSM Makassar U-16 dan pernah membawa timnya menyabet gelar juara Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16 2021.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati