Suara Joglo - Salah satu pemain asing milik Persija Jakarta mengeluh kecapean dengan cara bermain sepak bola di Indonesia.
Michael Krmencik mengeluhkan cara bermain Liga Indonesia yang dinilai berbeda dengan gaya bermain di Eropa dan Liga Champions.
Menurut pemain berusia 27 tahun yang berposisi sebagai penyerang itu main di Liga Indonesia membuat dirinya lebih capek ketimbang saat Krmencik berlaga di Benua Biru Eropa.
"Main di Liga Indonesia lebih capek daripada main di Eropa dan Liga Champions," ungkap Krmencik dilansir dari akun Instagram @quote.sepakbola.indonesia (27/02/3023).
Tidak dapat dipungkiri jika cara bermain sepak bola di Indonesia dengan Eropa tentu berbeda. Di Liga Indonesia para pemain cenderung terus berlari sementara di Eropa lebih ke penguasaan bola dan umpan satu dua.
Pernyataan striker asing milik Persija Jakarta tersebut lantas tak luput dari perhatian kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia. Banyak dari mereka yang memberikan komentar atas statemen Krmencik tersebut.
"Karna pemain kita unggul di bidang sprint jadi pemain Eropa main Indonesia harus bisa lari kenceng kalo mau jadi bintang pemain Indonesia," ungkap salah seorang netizen.
"Iyalah capek, Liga Indonesia cuma bisa mengandalkan kecepatan doang bukan taktik, makanya gak maju maju sepakbola Indonesia haha!" Ujar netizen satunya.
"Karna liga indones taktiknya berlari bukan pake otak maennya , gurasak gurusuk kek babi utan," ujar netizen lainnya.
Baca Juga: Menilik Aset Rumah Mewah Rafael di Jogja, Jarang Ditempati Hanya untuk Transit dan Liburan
"di sini juga permainan kebanyakan Sprin dan grusak grusuk jadinya cepat menguras stamina... di Eropa tau kapan main cepat dan melambat tempo dengan pasing dan visi bermain," ucap netizen lain.
"perasaan pernah ada yg namanya pemain Michel Essien deh di salah satu club' di Indonesia, tapi ga pernah pamer sampe segitunya. Norak," sindir netizen lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Siap Marathon? Ini 7 Film dan Serial Netflix Tayang Maret 2026 yang Wajib Masuk Watchlist
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur
-
Ramalan 3 Shio Paling Beruntung pada 2-8 Maret 2026, Siapa Saja?
-
Diplomasi Panas: Sikap Tegas Kedubes Iran di Jakarta dan Tawaran Mediasi dari Prabowo Subianto
-
IHSG Bisa Loyo Perdagangan Besok, Ini Saham-saham yang Bisa Dibidik
-
Sony Pictures Siapkan Live-Action Astro Boy, Gandeng Sutradara Ghostbusters
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Gugur dalam Agresi AS-Israel, Silsilah Ali Khamenei Sebagai 'Sayyid' Keturunan Nabi Jadi Sorotan