Suara.com - Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll mengesampingkan gengsi dengan menyebut Persib Bandung lebih hebat dari timnya perihal finishing atau penyelesaian akhir. Para penyerang Macan Kemayoran pun diminta berbenah.
Hal itu disampaikan Thomas Doll setelah Persija Jakarta ditahan imbang Madura United dengan skor kacamata dalam pertandingan pekan ke-27 BRI Liga 1 2022-2023, Minggu (26/2/2023) sore WIB.
Meski banyak bikin peluang, para penyerang Persija Jakarta yang dipimpin Mcihael Krmencik pada akhirnya gagal mengonversi hal itu menjadi gol.
Menurut Thomas Doll, tim kesayangan Jakmania saat ini tengah mengalami ketumpulan di lini depan terutama ketika bermain tandang. Situasi itu dianggap jadi pembeda antara Persija dan Persib Bandung yang saat ini tengah bersaing di papan atas klasemen.
"Jadi, kita merasa sangat kesulitan saat mencetak gol saat tandang, selalu seperti ini. Berbeda dengan tim-tim lain, contohnya Bandung, mereka bisa memaksimalkan setiap ada kesempatan untuk mencetak gol," kata Thomas Doll usai pertandingan.
"Persija, tidak punya hal ini, makanya hal ini tidaklah cukup untuk memenangkan laga. Kita memang kehilangan (Abdulla) Yusuf sebagai pencetak gol terbanyak kita, tetapi memang untuk saat ini kita tidak bisa mencetak gol tandang tanpa dia. Tim lain mungkin bisa, tetapi Persija tidak bisa," jelasnya.
Selepas ditahan imbang MU, Persija tengah bersiap untuk menghadapi laga penuh gengsi kontra Persib Bandung. Pertandingan klasik yang tersaji di pekan ke-28 BRI Liga 1 itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada 4 Maret mendatang.
"Memang di setiap pertandingan kita harus penuh konsentrasi, tetapi ini sebenarnya tentang kualitas juga. Kami tidak ada kualitas di lini depan, jadi kita kehilangan poin saat bertandang," ucapnya.
"Contohnya kemarin (lawan Barito Putera) saat Hansamu Yama, pemain belakang mencetak gol bukan dari lini depan. Jadi memang lini depan harus banyak berbenah," terangnya.
Baca Juga: Kisah Yandi Sofyan, Striker Persikabo yang Sempat Menghilang dan Pernah Main di 4 Benua
Lebih dari itu, Thomas Doll mengaku sudah melatih penyelesaian akhir pemain. Namun latihan masih kurang karena jadwal satu ke pertandingan lain terlalu mepet.
"Memang kita saat latihan banyak mengasah finishing, tapi karena jarak pertandingan sangat mepet. Jadi kita tidak terlalu banyak melakukan latihan itu dan kita tidak tahu apa yang terjadi pada sisa pertandingan musim ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bukan Perjalanan Jauh, Ini Yang Bikin Persija Gagal Kalahkan MU Menurut Thomas Doll
-
Thomas Doll Ngamuk Persija Ditahan Madura United, Sebut Lini Serang Tak Punya Kualitas
-
Prediksi Bali United vs Persis di BRI Liga 1 Hari Ini: Skor Head to Head, Susunan Pemain
-
Bobotoh Pastikan Temani Persib Bandung dalam Menghadapi Barito Putera
-
Gol Terbaik BRI Liga 1 Pekan Ke-26 Diraih Pemain Persib
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan