/
Senin, 27 Februari 2023 | 18:24 WIB
ampak gerbang depan rumah Rafael Alun Trisambodo di Jalan Ganesha 2/12, Kalurahan Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Senin (27/2/2023). ([Suara.com])

Kasus penganiayaan yang melibatkan Mario Dandy Satriyo putra eks pejabat Ditjen Pajak mengusik hingga latar kekayaan keluarganya yang dianggap fantastis. Terkini jejak aset harta sang ayah Rafael Alun Trisambodo hingga polah anaknya saat di Jogja menguak sejumlah fakta

Berdasarkan informasi yang beredar, keluarga Rafael Alun Trisambodo memiliki sejumlah aset di sejumlah wilayah. Salah satunya ada aset rumah mewah yang berada di Kota Jogja. 

Rumah mewah Rafael di kota gudeg itu berada di Jalan Ganesha 2/12, Kalurahan Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. 

"Iya benar itu rumahnya (Rafael Alun Trisambodo)," kata pengurus RT setempat, Sugiarto ditemui, Senin (27/2/2023).

Untuk lebih jelasnya berikut deretan fakta jejak keluarga Rafael di Jogja.

Dikelilingi Tembok Setinggi 3 Meter

Berdasarkan pantauan, rumah mewah Rafael itu sudah terlihat mencolok dari luar. Bagaimana tidak, rumah tersebut memiliki pagar tembok setinggi 4 meter yang mengelilingi rumah.

Tampak pintu gerbang depan yang setinggi 3 meter juga tertutup rapat. Rumah mewah itu diperkirakan memiliki luas 2.000 meter persegi. Di depan pagar pintu masuk juga terdampat pos penjagaan namun sudah tidak ada orang. 

"Beliau beli tanah dulu di situ sekitar tahun 2010 ke atas, 2015-an, sudah agak lama. Baru beberapa tahun kemudian dibangun rumah," terangnya. 

Baca Juga: Heran dengan Tingkah Mario, Bintang Emon Beri Kritik: Elu Udah Ngambil Duit Rakyat, Masa Mau Ambil Nyawa Rakyat

Ketika hendak membangun rumah itulah, Sugiarto baru berkesempatan bertemu dengan Rafael. Ia menyebut yang bersangkutan sempat datang ke rumahnya untuk sebelum pembangunan rumah dilakukan.

"Sempat ketemu, pas mau bangun rumah itu. Ya ngobrol sedikit. Di gereja juga sempat ketemu. Cuma itu saja sih dan tidak lama," ujarnya.

Rumah Paling Mewah

Sugiarto mengatakan pernah sekali masuk ke rumah mikik Rafael tersebut. Saat setelah rumah tersebut selesai dibangun.

"Ya mungkin (paling mewah). Pernah masuk cuma diteras. Dari luar ya mewah itu. Banyak kamarnya. Kolam renang ada tapi enggak begitu besar, di belakang itu," ungkapnya.

Sugiarto menyebut pascakasus Mario beberapa waktu lalu, rumah tersebut tertutup rapat hingga saat ini. 

Dihuni Pembantu dan Anjing

Sebelumnya diketahui ada 3-4 pembantu di rumah tersebut.

Para pembantu itu yang kemudian sering keluar untuk menyapa warga. Namun semenjak kasus itu viral, pembantu rumah pun tak terlihat lagi.

"Biasanya ada pembantunya aja yang keluar, bawa anjingnya itu diajak jalan-jalan. Pemiliknya enggak di sini. Jadi kalau ada undangan tetap diwakilkan pembantunya. Ada iuran sampah atau sosial yang lain pembayaran tertib. Tapi memang yang bersangkutan jarang di sini," tandasnya.

Sugiarto sendiri mengaku jarang melihat pemilik rumah tersebut datang. Mengingat mereka juga hampir tak pernah bersosialisasi dengan warga lain.

"Enggak tentu, kalau ke sini juga gak tau orang pakai mobil. Enggak pernah (sosialiasi)," imbuhnya.

Warga sekitar sendiri, disampaikan Sugiarto belum benar-benar mengetahui bahwa Rafael merupakan pegawai pajak. Hingga kasus ini kemudian ramai diperbincangkan baru-baru ini.

"Dulu ya enggak tahu, ngertinya ya baru-baru saja," ucapanya.

Tempat Transit

Disampaikan Sugiarto, rumah mewah itu biasanya juga hanya digunakan untuk transit saja oleh Rafael dan keluarga. Mengingat yang bersangkutan memiliki sebuah restoran bernama Bilik Kayu Heritage tak jauh dari lokasi rumah itu.

Ia mengaku jarang melihat Rafael dan keluarga tersebut datang ke rumah itu. Mengingat mereka juga hampir tak pernah bersosialisasi dengan warga lain.

Hal itu dibuktikan dengan warga sekitar yang belum benar-benar mengetahui bahwa Rafael merupakan pegawai pajak. Mereka baru mengetahui profesi Rafael semenjak kasus ini ramai diperbincangkan.

"Enggak pernah (sosialiasi). Dulu ya enggak tahu (kalau pegawai pajak), ngertinya ya baru-baru saja," terangnya.

Saat ini rumah mewah tersebut sudah tertutup rapat. Pos penjaga yang berada di depan rumah pun tak ada yang menempati. 

Mario Pernah Ditegur Warga

Ternyata perilaku Mario sudah kerap menjadi sorotan orang sekitarnya. Termasuk dari warga di tempat rumah mewah milik ayahnya yang berada di Jalan Ganesha 2/12, Kelurahan Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Pengurus RT setempat, Sugiarto mengungkapkan bahwa Mario pernah ditegur warga sekitar. Teguran itu diberikan setelah yang bersangkutan kerap ngebut di jalan kampung tersebut.

Selain ngebut di jalan kampung, Mario juga membuat bising lingkungan sekitar. Terlebih dengan kendaraan yang dipacunya memakai knalpot brong atau blombongan.

Ia tak bisa memastikan jenis kendaraan apa yang dikendarai oleh Mario kala itu. Namun sepengetahuan dia, di rumah mewah tersebut ada sejumlah kendaraan mulai dari motor berjenis Harley dan mobil.

"Pernah ditegur sama warga waktu dia naik mobil atau moge itu yang knalpot brong itu, suaranya itu keras kan. Kalau di rumah itu Harley ada, mobil ada. Suaranya kan keras. Sering ditegur satpam yang dulu," ujar Sugiarto

Load More