Aturan baru tentang pemain naturalisasi di kompetisi Liga 1 musim depan mulai menimbulkan polemik dan komentar negatif.
Bahkan komentar pedas itu datang dari sederet pemain naturalisasi yang bermain di berbagai klub BRI Liga 1.
Dalam Sarasehan Sepak Bola Nasional di Surabaya, Sabtu (4/3/2023), PSSI dan peserta klub Liga 1 menyepakati soal aturan pemain.
Terutama jumlah pemain di suatu tim, jumlah pemain asing yang bisa digunakan, dan bahkan aturan pemain naturalisasi.
PSSI pun akhirnya membatasi setiap klub memiliki pemain naturalisasi musim depan, di mana setiap klub hanya diperbolehkan memiliki dua pemain naturalisasi.
Sehingga, setiap klub Liga 1 tak diperbolehkan memiliki lebih dari dua pemain naturalisasi dalam daftar 35 pemain yang didaftarkan pada musim depan.
Sontak saja keputusan itu mengundang komentar pedas dari sejumlah pemain, seperti yang diunggah akun Instagram @garudaskuad, Senin (6/3/2023).
"Kalau main untuk Timnas kita orang Indonesia. Saat main di liga kita orang naturalisasi," tulis Stefano Lilipaly.
"Kami WNI dan semua WNI seharusnya mempunyai hak yang sama. Namun kami merasa peraturan tersebut mendiskriminasi kami sebagai warga negara naturalisasi," tambah Marc Klok.
Baca Juga: Nathalie Holscher Senyum-senyum Bahas Soal Isu Rujuk dengan Sule
Hal senada juga ditegaskan bek Persib Bandung, Victor Igbonefo.
"Kalau main di Timnas WNI, kalau main di klub pemain naturalisasi," tegasnya.
Sebelumnya,
PSSI bersama kepengurusan barunya yang dipimpin Erick Thohir, melakukan acara Sarasehan Sepak Bola Nasional yang dihelat Sabtu (4/3) di Surabaya, Jawa Timur.
Dalam Sarasehan tersebut, PSSI turut mengundang perwakilan dari tim Liga 1 maupun Liga 2 untuk membahas sepak bola nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Cara Harita Nickel Gerakkan Roda Ekonomi Kerakyatan
-
Jam Berapa Buka Puasa di Jakarta Hari Ini? Jadwal Lengkap 3 Maret 2026
-
75 Ribu Pelajar Bandung Terindikasi Gangguan Mental, Alarm Serius untuk Sekolah dan Keluarga
-
Selain Mantan Presiden dan Mantan Wapres, Prabowo Juga Undang Ketum Parpol ke Istana
-
Logika Sesat: Saat Pelaku yang Berbuat Brutal, Tapi Sopan Santun Korban yang Digugat
-
3 Fakta Warga Jombang Sekeluarga Disekap di Bangkalan, Buntut Utang Bisnis Rokok Ilegal
-
Keyboard Wireless 1 Jutaan Rasa Custom, Pilih Mana?
-
Terbukti Siapkan Rp20 Miliar untuk Suap Hakim, Eks Petinggi Wilmar Divonis 6 Tahun Penjara
-
Jadwal Buka Puasa Hari Ini di Bandar Lampung: Selasa 3 Maret 2026, Waktu Salat dan Doa Berbuka
-
Akuisi Warner Bros, Paramount Bakal Memiliki Deretan Studio Game Legendaris