Suara Joglo - Drama kasus Venna Melinda dan Ferry Irawan memasuki babak baru. Keduanya dikabarkan telah gagal di meja mediasi hari ini, Kamis 9 Maret 2022 di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan.
Dalam mediasi tersebut, Venna sempat kembali menangis saat menceritakan kronologi kasus Kekerasa Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialaminya di sebuah hotel di Kediri Jawa Timur ( Jatim ) beberapa waktu silam.
Di lansir dari Channel Youtube CumiCumi, Venna mengungkapkan soal perjalanan kasusnya. Mantan anggota DPR RI itu pun mengaku masih ingin memperjuangkan haknya sebagai seorang korban KDRT.
"Fokus saya sebenarnya di KDRT kalau perceraian itu kan datang dari Ferry sendiri, artinya alhamdulillah juga dia mau menyelesaikan perkawinan ini," katanya.
Sejak pengakuannya menjadi korban KDRT yang dilakukan oleh suaminya sendiri, ibunda Athalla ini rupanya masih menyimpan trauma.
Mengaku masih susah fokus terutama saat sedang menyetir, sehingga sampai kini ia masih rutin untuk mengikutip hipnoterapi yang dilakukan setiap semiggu sekali. Namun begitu mantan model ini merasa hidupnya sekarang sudah lebih tenang karena mengandalkan hidupnya kepada Tuhan.
"Alhamdulillah saya lebih tenang apalagi dalam menghadapi apapun pemberitaan, yang playing victim sih terutama yang berat bagi korban KDRT, jadi itu kadang pemicu (trauma)," tuturnya.
Sementara itu, Venna juga membantah isu yang beredar mengenai dugaan ia bertemu dengan Ferry Irawan di Surabaya. Karena kejadian yang sebenarnya adalah ia hanya menyambangi Polda Jatim guna memenuhi ajuan Ferry untuk damai dengan melakukan restorative justice.
"Ga ada pertemuan, jadi pas restorative justice itu diikuti ada 5 orang termasuk bu Venna dan Pak Ferry," ujar kuasa hukum Venna.
Baca Juga: Usai Panen Bersama Presiden, Mentan SYL Canangkan Percepatan Tanam
Terkait isu yang beredar Venna memaksa Ferry untuk melakukan KDRT, tim kuasa hukum Venna tegas membantahnya. Ia meyakini bahwa kliennya tak mungkin bermain-main dengan kasus KDRT.
"Enggak mungkinlah seorang perempuan mengintimidasi terlapor (Ferry) apalagi yang minta restorative justice dari pihak Pak Ferry," ujarnya.
Pihak Venna mengaku akan menindak tegas terhadap pelaku yang telah menyebarkan hoaks (berita bohong) tentang kliennya itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Perempuan Harus Terus Membuktikan Diri: Tanda Emansipasi Setengah Jalan?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?
-
Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch
-
Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa