Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat, Benny K Harman dituding sebagai pelaku yang menyimpan dana janggal sebesar Rp300 triliun lebih dari Kemenkeu.
Bahkan Benny K Harman disebut menyimpan uang tersebut di rumahnya.
Sebelumnya, rapat kerja antara Komisi III DPR RI dan Menkopolhukanm, Mahfud MD berjalan panas. Dalam rapat itu, Benny K Harman disebut menantang Mahfud MD untuk membuka data dana janggal di tubuh Kemenkeu yang senilai Rp349 triliun.
Dugaan Benny K Harman dituding sebagai pelaku itu dibahas dalam kanal YouTube Roda Politik, berjudul 'Ternyata Ini Pelakunya Sri Mulyani dan KPK Temukan Bukti 300 T di Rumah Pak Benny'.
Penjelasan
Dalam video berdurasi 8 menit itu membahas soal ketegangan antara Mahfud MD dan juga Benny K Harman. Mahfud menyebut ada markus atau makelar kasus yang sengaja dibuat oleh DPR RI.
Hal itu membuat Benny K Harman tak terima. Benny menantang Mahfud untuk membuka nama-nama tersebut. Namun, data yang rahasia itu tentu tak dibuka di dalam rapat itu.
Benny K Harman lebih menyerang Mahfud MD yang tidak mau terbuka. Namun Benny K Harman, tidak dijelaskan sebagai pelaku yang menyimpan atau mengamankan uang Rp349 triliun itu.
Dalam video itu Mahfud MD juga menyebut ada dana sekitar Rp187 triliun berbentuk emas batangan yang diimpor. Kendati begitu video itu tak menyebut bahwa Benny K Harman terlibat dalam pencucian uang yang ada di Kemenkeu.
Baca Juga: Bambang Pacul Blak-blakan Tak Berani Sahkan RUU Perampasan Aset, Mahfud MD: Itu Bergurau Saja
Kesimpulan
Tidak adanya pembahasan Benny K Harman sebagai pelaku TPPU hingga dituding menyimpan uang Rp300 triliun lebih, membuat video ini tak sesuai fakta.
Video ini masuk dalam kategori informasi menyesatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto