Video seluruh anggota DPRD Jambi diciduk KPK terkait kasus suap ramai dibahas di media sosial Twitter. Dalam kasus itu, disebutkan semua anggota DPRD tanpa kecuali terindikasi melakukan korupsi di tubuh pemerintahan.
Dalam tayangan video tersebut ditampilkan sejumlah tersangka yang merupakan anggota DPRD Jambi digiring oleh penyidik KPK di salah satu ruangan gedung Merah Putih.
Dalam narasi di video tertulis, "Seluruh Anggota DPRD Provinsi Jambi Ditetapkan Tersangka Korupsi."
Tapi apakah benar kasus korupsi itu benar-benar menyeret semua anggota DPRD Jambi?. Berikut ulasannya.
Penjelasan
Dalam narasi yang dibuat oleh akun Twitter @sexy_killer404 yang dikutip Senin (17/4/2023), menyebut bahwa anggota DPRD Provinsi Jambi menjadi tersangka kasus suap. Ia juga khawatir hal itu bisa saja terjadi di DPR RI yang ada di Senayan.
"Astaghfirullah. Jika seluruh anggota DPRD Prov Jambi aja bisa ditetapkan tersangka kasus suap, bagaimana dengan seluruh Anggota DPR di Senayan?. Innalillahi, Dosa apa rakjat padamu ya raabb, hingga para wakil rakyat yang kami gaji dengan pajak tinggi malah korupsi!?," tulisnya.
Setelah ditelusuri, memang terdapat kasus suap yang terjadi di DPRD Jambi. KPK juga sudah menangkap tersangka pada Januari 2023 lalu.
Namun jumlah yang ditangkap hanya 28 orang. Itu pun mantan anggota DPRD yang sempat menjabat pada 2014-2019. Sementara jumlah anggota DPRD Jambi sekitar 55 orang.
Baca Juga: Menelusuri Jejak Karier Gubernur Lampung: Ngaku Dulu Sempat Jadi Preman
Melansir dari Antara, tidak semua anggota DPRD yang menjadi tersangka dalam kasus suap itu.
Mantan anggota DPRD ini ditetapkan sebagai tersangka karena menerima suap terkait pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017-2018. Di mana ada pembangunan infrastruktur yang bernilai miliaran rupiah.
Para mantan anggota DPRD Jambi ini mendapat uang sekitar Rp100-400 juta.
Kesimpulan
Kasus yang pernah ramai dibahas pada Januari 2023 itu kembali dijadikan konten oleh salah satu akun di Twitter pada April 2023 ini.
Namun narasi yang disematkan salah dan tidak tepat. Sehingga informasi terkait seluruh anggota DPRD Jambi ditetapkan sebagai tersangka kasus suap masuk kategori disinformasi. Mengingat narasi yang dibagikan tak seusai.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
PSSI Nilai Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Kejar Target 50 Besar FIFA
-
6 Fakta Penyegelan Gudang Motor Listrik BGN oleh Kejagung
-
Lolos dari Tekel Horor Tanpa Kartu Merah, Bukti FIFA Pilih Kasih ke Lionel Messi?
-
Kritik Pedas Program MBG hingga Koperasi Desa, Mahasiswa Beri Ultimatum 7x24 Jam ke Pemerintah
-
Tak Semua Pasangan Langsung Gelar Resepsi, Kisah Izzky Alvaro yang Pilih Bangun Rumah Tangga Dulu
-
Istana Bogor Digerebek Mahasiswa Unpak, Suarakan Mosi Tidak Percaya ke Pemerintah
-
Terlanjur Cinta, Arema FC Pilih 'Bajak' Hansamu Yama dari Persija Jakarta
-
Profesi Butcher Kian Dilirik, Peluang Karier di Industri Kuliner Makin Terbuka
-
MBG Disebut Langgar HAM, Natalius Pigai Tuding Komnas HAM Tak Paham Aturan
-
Viral Momen IShowSpeed Jadi 'Presiden FIFA Dadakan', Tapi Cuma 5 Menit