Kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan korupsi yang dilakukan Rafael Alun Trisambodo memasuki babak baru.
Melalui Juru Bicara KPK, Ali Fikri, ayah dari Mario Dandy Satriyo ini diduga memanipulasi transaksi jual beli rumah. Hal itu terungkap setelah lembaga antirasuah tersebut memeriksa sala satu pihak swasta bernama Hirawati, kemarin.
"Saksi dihadirkan dan didalami dari yang dia ketahui terkait adanya dugaan transaksi jual beli rumah yang disamarkan oleh tersangka RAT, dengan memanipulasi beberapa item transaksinya," kata Ali Fikri, Rabu (3/5/2023).
Sebenarnya ada duga saksi dari pihak swasta lainnya yakni Jennawati dan Thio Ida yang dipanggil KPK. Namun keduanya mangkir dari pemanggilan dan akan dijadwalkan ulang.
Pemanggilan keduanya untuk memastikan keterlibatan Rafael Alun yang diduga ikut membuat negara merugi.
Seperti diketahui, KPK sudah menahan Rafael Alun sebagai tersangka pada 3 April 2023 lalu. Rafael terbukti menerima gratifikasi dari beberapa wajib pajak dan diduga menerima uang dari PT Artha Mega Ekadhana yang bergerak dalam jasa konsultasi terkait pembukuan dan perpajakan.
Atas perbuatannya tersebut, Rafael disangkakan Pasal 12B UU Nomo 31/1999 tentang Pemmberantasan Korupsi yang telah diubah dengan UU Nomor 20/2001.
Terbongkarnya kelicikan Rafael Alun selama menjabat di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) itu berawal dari kasus anaknya, Mario Dandy Satriyo.
Mario menghajar David Ozora hingga koma. Hal itu menjadi viral di media sosial dan didapati bahwa Mario datang menganiaya David dengan mobil Rubicon.
Baca Juga: CEK FAKTA SBY Minta Anas Tak Bongkar dan Seret Ibas Dalam Kasus Korupsi
Netizen menguliti sosok Mario Dandy dan mengarah kepada salah satu pejabat di DJP yakni Rafael Alun Trisambodo. Nyatanya, Rafael juga melakukan dugaan gratifikasi dan muncul adanya TPPU yang dilakukan mantan pejabat pajak tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard