Kabar miris datang dari Majalengka, dimana seorang ibu memeluk boneka yang dianggap sebagai anaknya selama belasan tahun.
Dikutip dari akun Tiktok @regi_sugihhartana, tampak sebuah rumah dengan suasana lusuh dan reot di tengah perkampungan di Majalengka.
Rumah itu ditinggali seorang perempuan yang hidup sebatang kara.
Terlihat perempuan yang belakangan diketahui bernama Iyos itu memeluk boneka kemanapun ia pergi yang dianggap sebagai anaknya.
Hal itu terlihat saat si pengunggah video berbincang dengan Iyos.
"Ibu namanya siapa ibu?" tanya si pengunggah video pemilik channel YouTube Sang Penjelajah Amatir.
"Iyos," jawab si perempuan.
"Itu anak ibu cantik banget," kata pengunggah video.
"Lakik," sergah sang perempuan itu sambil tersenyum lebar ke arah kamera.
Baca Juga: Catatan Plus Timnas Indonesia U-22 Hingga Penyisihan Grup SEA Games 2023
Berdasar narasi yang dibuat si pengunggah video, perempuan itu sudah belasan tahun memeluk boneka yang dianggap sebagai anak laki-lakinya itu.
"Ibu asal Majalengka ini selama 18 tahun peluk boneka yang dianggap anaknya," terangnya.
Unggahan itupun menuai beragam komentar netizen.
"Aku pernah kehilangan bayiku dan rasanya sangat menyakitkan," tulis sifa.
"Semoga segera sembuh bu aqu kasihan melihatnya semoga ada orang yang mau merawatnya," tulis supas.
"IYa Allah kasihan sekali ibu nih aku enggak tega melihatnya," kata dhiwan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati