Legenda sepak bola Jepang Keisuke Honda resmi mundur dari kursi pelatih Kamboja pada Kamis setelah timnya tersingkir di kandang sendiri dalam persaingan menuju ke semifinal SEA Games 2023.
Kamboja kalah 1-2 oleh Timnas Indonesia U-22 pada pertandingan terakhir Grup A di Stadion Nasional Olimpiade, Phanom Penh. Kekalahan ini membuat Kamboja finis di peringkat ketiga klasemen dengan torehan empat poin.
"Sebuah proyek di Kamboja yang dimulai pada 2018 telah berakhir. Saya tidak bisa memberi hasil yang memuaskan pada turnamen terakhir, tetapi saya tidak mau frustrasi karena hal itu," tulis Honda di akun Twitter-nya pada Kamis.
"Pemain Kamboja harus tahu apa yang akan mereka lakukan, jadi saya akan menantikan mereka di masa depan. Terima kasih kepada semua yang sudah mendukung kami selama 5 tahun," lanjutnya.
Sementara itu Asosiasi Sepak Bola Kamboja juga mengatakan "sedih" bahwa tim Honda tidak bisa melewati babak penyisihan grup.
Kontrak Honda semula berdurasi selama tiga tahun dari 2018 hingga 2021. Setelah itu Federasi Sepak Bola Kamboja memperpanjang kontrak Honda hingga 2023.
Timnas Kamboja senior dan U-23 akan dilatih Felix Dalmas yang juga pernah memiliki pengalaman kerja bersama Honda.
Sebagai pemain, Honda pernah mewakili Jepang sebanyak 98 kali dan tampil untuk klub-klub di Jepang, Belanda, Rusia, Italia, Meksiko, Australia dan Brasil.
Baca Juga: Sempat Terjadi Benturan Keras Saat Lawan Kamboja, Ini Kondisi Kiper Timnas Indonesia Adi Satryo
Berita Terkait
-
SEA Games 2023: Tekuk Malaysia, Indonesia Rebut Emas Bulu Tangkis Beregu Putra
-
Link Live Streaming Vietnam vs Thailand, SEA Games 2023 Malam Ini: Yang Kalah Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Semifinal
-
Profil Brandon Jawato, Bintang Basket Indonesia yang Disengat Tomcat di Perkampungan Atlet SEA Games 2023
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian