/
Jum'at, 26 Mei 2023 | 16:42 WIB
Shin Tae-yong saat berkomunikasi dengan Indra Sjafri. (pssi.org)

Shin Tae-yong memberikan isyarat untuk tak lagi melatih Timnas Indonesia ke depan. Bahkan Piala Asia 2023 yang nantinya dihelat pada 2024 diakui sebagai turnamen terakhirnya.

Pernyataan tersebut, dikatakan Shin Tae-yong saat diwawancarai oleh salah satu media Korea Selatan, Naver. Hal itu menyusul dengan kontraknya yang akan habis pada Desember 2023.

Hasil wawancara itu kembali diunggah oleh akun Instagram yang membahas seputar Timnas Indonesia dan sepak bola dunia, @garudafansbook.

"Shin Tae-yong mengisyaratkan bahwa Piala Asia 2023 menjadi turnamen terakhirnya bersama Indonesia," tulis caption di foto yang diunggah, Jumat (26/5/2023).

Dalam unggahan itu, Shin Tae-yong ditanyai apakah tetap melatih Indonesia di tengah kontraknya yang akan berakhir pada Desember 2023 nanti.

"Saya berkomunikasi dengan Erick Thohir dengan baik. Saya tetap menyelesaikan tugas saya yang harus saya lakukan nanti di Piala Asia nanti," ujar Shin Tae-yong.

Selanjutnya ia ditanyai apakah tetap akan memimpin Indonesia setelah Piala Asia itu.

"Tidak, saya akan tetap bekerja hingga Piala Asia 2023 berakhir. Erick Thohir adalah orang yang tertarik dengan sepak bola. Dia banyak bicara denganku, meskipun kami tak bisa mengadakan Piala Dunia U-20," kata Shin Tae-yong

Shin Tae-yong juga mengaku bahwa pelatih Korea yang di luar negeri memiliki tujuan yang sama. Ia juga membahas Kim Pan-gon, dan juga Park Hang-seo yang dinilai cukup sukses di Malaysia dan Vietnam.

Baca Juga: Shin Tae-yong Pastikan Timnas Indonesia Jalani TC 5 Juni, Sudah Kantongi Daftar Pemain?

"Saya merasa direktur benar-benar bekerja keras untuk memenuhi tanggungjawab mereka. Di satu sisi, saya pikir mereka mewakili Korea," terang Shin Tae-yong.

Unggahan tersebut mendapat reaksi oleh suporter hingga netizen Indonesia.

"ET mungkin ingin mencari pelatih yang lebih dari Shin Tae-yong karena ET kan punya koneksi bagus di dunia bola," duga netizen.

"Gue tetap berharap sekali STY tetap coach," ujar lainnya.

"Harus perpanjang STY pokoknya, gila sih kalau gak diperpanjang," harap netizen lain.

"Kalau STY ga lagi jadi pelatih, PSSI harus punya pelatih yang kualitasnya lebih tinggi lagi, pasti gajinya juga tinggi," ujar netizen lain.

Load More