Dalam acara Rakornas Pengawas Intern 2023 di Kantor BPKP, Rabu (14/6/2023), Presiden Jokowi menyoroti perihal temuan adanya penggunaan anggaran daerah yang tidak tepat sasaran.
Jokowi juga tak segan menyinggung salah satu kabupaten yang dinilai menyalahgunakan anggaran pertanian.
“Saya lihat lagi, di sebuah kabupaten. Pembangunan Balai Penyuluh Pertanian. Ini jelas loh, pembangunan balai, pembangunan balai,” tutur Jokowi dengan nada menyindir, dikutip dari unggahan @SyamsirFirdaus.
“Saya hanya ingin menegaskan, kita sekarang orientasi kita memang harus hasil kalau kita mau bisa bersaing dengan negara-negara lain,” lanjutnya.
Ia menyoroti dana 1 miliar yang digunakan untuk membangun dan merehabilitasi balai pertanian penyuluh pertanian tersebut. Orang nomor satu di Indonesia itu menemukan keganjalan.
“Tapi, setelah kita cek, benar 734 juta cek itu honor rapat dan perjalanan dinas. 734. Artinya, 80 perse. Ini udah nggak bisa lagi,” ujar Joko Widodo.
“Ini adalah tugas berat BPKP ada di sini, begitu bisa membalikkan, 80 nya yang untuk konkret, 20-nya yang untruk honor, perjalanan dinas, rapat, itu baru, anggaran APBN, anggaran APBD itu produktif,” lanjutnya.
Mendapati hal tersebut, tak sedikit netizen pun meminta Presiden Jokowi menyebutkan secara langsung nama kabupaten yang dimaksud agar jelas.
“Serius nanya, perjalanan dinas gunanya apa?” tanya @Lalitouru.
“Sebutin saja pak kabupaten mana biar clear,” ungkap @sripurdiana.
“Sebut saja pak kabupatennya mana,” timpal warganet yang lain.’
“Spill kabupatennya pakk?? hmmm gemes,” tutur @buttrfly_ci.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
Izin SMK IDN Boarding School Dicabut, Terkuak Masalah PBG di Balik Keputusan Drastis Dedi Mulyadi
-
PDIP Pasang Badan untuk Andrie Yunus, Guntur Romli: Teror Tak Bisa Matikan Sikap Kritis
-
TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-secure Connectivity Melalui Data Center
-
3 Pemain Termuda di Timnas Indonesia era John Herdman untuk FIFA Series 2026
-
Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan Timur Tengah Jika Infrastruktur Maritimnya Diserang
-
Simpul Maut Hiroshima: Satir Ilmuwan Bom Atom dalam Buaian Kucing
-
Kejagung Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Tiga Terdakwa Kasus Perintangan Penyidikan CPO
-
BTN Siapkan Uang Tunai Rp23,18 Triliun untuk Kebutuhan Transaksi Lebaran 2026
-
Mantan Wakil Ketua DPRD Bogor, Hj. Saptariyani Meninggal Dunia
-
Brongkos Yogyakarta, Hidangan Legendaris Keraton yang Bisa Jadi Inspirasi Menu Lebaran