Winger Timnas Indonesia, Saddil Ramdani terlibat perang urat saraf dengan suporter dan warganet Indonesia di media sosial.
Pasalnya, pemain yang kini bermain untuk klub Liga Malaysia, Sabah FC itu menyinggung pemain naturalisasi dan keturunan sebagai pendatang.
Debat panas itu bermula saat akun Instagram @garudafansbook memposting foto Saddil Ramadani sukses membawa Sabah FC berhasil mengalahkan Kelantan United dalam lanjutan Liga Super Malaysia pada pekan ke-15.
Namun, postingan itu justru mendapat kritikan dari salah satu netizen.
Tak hanya itu, Saddil sampai membalas komentar-komentar netizen yang menyerang dirinya. Salah satunya, Saddil membalas komentar salah satu warganet dengan menggunakan kata "pendatang" yang diduga untuk menjelaskan para pemain naturalisasi Timnas Indonesia.
"Seharusnya kalian support dan dukung bagaimanapun mereka membela kebanggaan kita semua. Yang kalian dukung hanya pendatang dan dielu-elukan," tulis Saddil dalam balasan komentarnya, dikutip Rabu (28/6/2023).
Setelah kasus itu, muncul kembali cerita Saddil Ramdani yang dibujuk publik Malaysia untuk dinaturalisasi dan menjadi pemain Timnas Harimau Malaya.
Beberapa waktu yang lalu, Saddil Ramdani diberitakan mendapat dukungan untuk dinaturalisasi oleh publik Malaysia.
Hal ini adalah respons publik Malaysia yang melihat Saddil Ramdani menyanyikan lagu kebangsaan 'Negaraku' sebelum laga Johor Darul Takzim vs Sabah FC, 8 Agustus 2021 silam.
Baca Juga: Pelatih Ungkap Alasan Kevin Sanjaya Pilih Rahmat Hidayat Jadi Pasangan Baru
Mantan pemain Persela Lamongan itu terekam kamera ikut bernyanyi saat lagu kebangsaan Malaysia, "Negaraku" diputar lewat pengeras suara.
"Biarpun datang sebagai pemain asing, tetap bersemangat nyanyi lagu Negaraku, contoh pemain punya komitmen tinggi," puji akun @harimaumalayatv.my di Instagram mengomentari Saddil Ramdani.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup