PSIS Semarang dalam kondisi siap tempur untuk mengarungi kompetisi BRI Liga 1 2023/2024.
Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar bertekad memaksimalkan lima laga pertamanya di kasta tertinggi musim baru nanti.
Dalam jadwal yang telah disusun oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi, PSIS dijadwalkan akan menjamu Bhayangkara FC pada laga perdananya. Tepatnya pada Senin (3/7/2023) pekan depan di Stadion Jatidiri, Semarang.
Di Bulan Juli nanti, tercatat PSIS akan melakoni lima pertandingan. Selain menjamu Bhayangkara FC, PSIS akan tandang ke markas Persita pada 8 Juli, kemudian menjamu musuh bebuyutan, Persebaya Surabaya pada 16 Juli.
Tak berhenti di situ, Septian David Maulana dkk juga akan tandang ke markas PSS Sleman pada tanggal 21 Juli dan kemudian menutup bulan Juli dengan menjamu Borneo FC pada tanggal 28.
Menanggapi hal tersebut, Yoyok Sukawi selalu CEO PSIS mengatakan timnya akan memaksimalkan lima laga perdana untuk menambah kepercayaan diri para pemain dan ofisial.
"Liga 1 sudah di depan mata, di Bulan Juli sudah ada lima pertandingan. Tiga laga kandang lawan Bhayangkara FC, Persebaya dan Borneo FC. Sementara tandang ke markas Persita dan PSS," kata Yoyok Sukawi dilansir dari laman resmi PT LIB, Kamis (29/6/2023).
Dan terkait tiga laga kandang di bulan Juli, dia mengatakan menjadi hal yang wajib untuk diamankan dengan hasil positif.
"Untuk laga home, kami tentu berharap doa dan dukungan langsung suporter PSIS ke stadion supaya hasil maksimal bisa kita capai. Sampai jumpa ya di laga perdana tanggal 3 Juli lawan Bhayangkara FC," pungkas Yoyok Sukawi.
Baca Juga: Beragam Genre Bakal Hadir, Ini 5 Film Bollywood Tayang di Bulan Juli 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
7 Fakta Tragedi Calon Jemaah Haji di Jepara yang Meninggal Jelang Keberangkatan
-
Kasus Siswa SMP Siak Meninggal: Kementerian PPPA Minta Evaluasi Praktik Sekolah
-
BRI Dukung Komunitas Hiking, Burjo Ngegas Gombel Hadirkan Ruang Kolaborasi Positif
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang