/
Kamis, 13 Juli 2023 | 14:58 WIB
Airlangga Hartarto, Ketum Partai Golkar. (Instagram/@airlanggahartarto_official)

Ketum Golkar, Airlangga Hartarto seakan tak terpancing dengan isu penggantian Ketum Golkar dalam waktu dekat, termasuk desakan untuk segera menentukan arah politik di Pemilu 2024.

Airlangga meminta untuk para kadernya tenang menanggapi desakan yang muncul dari partai berlambang beringin itu sendiri.

"Kalau mau desak, ya desak saja yang lain. Kita dalam pembicaraan. Kalau pembicaraan ini tentu tidak bisa desak-mendesak. Pembicaraan partai harus cordial," sebut Airlangga menanggapi permintaan segera umumkan capres atau cawapres, dikutip Kamis (13/7/2023).

Menyusul adanya desakan dari beberapa ormas pendiri partai Golkar yang menyebut Airlangga Hartarto seger mundur dari posisi Ketum DPP Golkar, Airlangga menanggapi santai.

"Munas 2024, silakan kalau berminat jadi Ketua Umum Golkar ke 2024," ungkap dia.

Munculnya narasi itu lantaran menganggap Airlangga Hartarto tak kunjung membuat keputusan konkret menjelang Pemilu 2024 ini

Bahkan Anggota Dewan Pakar Golkar, Ridwan Hisjam mendorong agar Golkar segera menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di tahun ini.

Nama seperti Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar Luhut Binsar Pandjaitan dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) pantas menggantikan Airlangga sebagai ketum.

Terpisah, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri (Soksi) Lawrence TP Siburian tak mempersoalkan dengan pernyataan Airlangga Hartarto. Ia mendukung Airlangga bekerja keras di Kementerian Bidang Perekonomian.

Baca Juga: Adu Rekam Jejak Luhut vs Bamsoet: Kandidat Ketum Golkar Pengganti Airlangga?

"Pak Airlangga tidak apa-apa di kementerian. Tetapi Partai Golkar diserahkan kepada yang lebih mampu untuk menjaga dan mempertahankan paling tidak meningkatkan suara dari 14 persen naik," katanya. [ANTARA]

Load More