Gelandang RANS Nusantara FC, Erwin Ramdani mendapatkan sanksi berat dari Komdis PSSI.
Mantan pemain Persib Bandung itu dituduh memukul salah satu pemain Persikabo 1973 dalam pekan pertama BRI Liga 1 2023/2024, 3 Juli 2023 silam.
Dalam laga itu, Erwin akhirnya mendapatkan kartu merah langsung dari wasit.
Tak cukup sampai disitu, dia juga mendapatkan tambahan sanksi larangan bermain sebanyak dua pertandingan sejak keputusan diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat, plus sanksi denda
Rp10 juta.
Melalui akun Instagram @erwinramdani93, pemain asal Bandung itu memberikan klarifikasi dan curhatan atas apa yang terjadi.
Menurut Erwin, duel terjadi dengan salah satu pemain Persikabo di menit 90+. Lalu penyerang asal Bandung itu jatuh tersungkur hingga kedua kakinya mengalami kram.
Saat merasakan sakit itulah tiba-tiba salah satu pemain Persikabo menarik tangan Erwin dan dengan refleksnya langsung mendorong.
Menurut Erwin lagi, usai mendorong itu tidak ada gerakan tambahan apapun sebab ia kembali terjatuh karena kedua kakinya masih sakit.
Akibat sanksi dari PSSI yang dilarang bermain 3 laga bersama RANS Nusantara, Erwin merasa sangat terpukul dan kecewa.
Baca Juga: Cara Unduh Sertifikat Haji Melalui Aplikasi Nusuk
"Ini adalah pukulan terberat bagi saya.. karena ini kartu merah pertama untuk karir saya," jelas Erwin dikutip dari akun Instagram @erwinramdani93 pada Kamis (13/7/2023).
"Tapi apapun hasil sanksi yang di berikan, akan menjadikan saya lebih baik dan lebih kuat untuk kembali!," tambah Erwin Ramdani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati