Lagi-lagi, Persib Bandung berupaya untuk mendatangkan pelatih kelas satu. Kali ini, juru taktik asal Korea Selatan, Kim Do Hoon ditunjuk sebagai salah satu kandidat kuat yang akan menangani Maung Bandung tersebut.
Seperti diketahui, Persib baru saja kehilangan pelatihnya, Robbert Rene Alberts yang tiba-tiba mundur dari kursi kepelatihan. Hengkangnya pelatih asal Belanda tersebut tak lepas dari hasil evaluasi manajemen klub.
Di mana Maung Bandung mendapatkan hasil negatif pada tiga laga awal dalam BRI Liga 1 2023/2024.
Kekosongan kursi kepelatihan Persib Bandung itu memunculkan beberapa nama juru taktik pengganti, di antaranya adalah Vladimir Vujovic, Oaul Munster, Mario Gomez, dan yang terbaru muncul adalah Kim Do Hoon.
Lantas siapa Kim Do Hoon yang digadang-gadang menjadi pelatih baru Persib?
Profil Singkat Kim Do Hoon
Kim Do Hoon merupakan salah satu manajer asal Korea Selatan. Sebelumnya, pelatih 53 tahun itu sempat melatih klub Singapura, LC Sailors, hingga Agustus 2022 lalu.
Selama menghabiskan waktu bersama LC Sailors, Kim Do Hoon berhasil mengantarkan klub-nya tersebut meraih dua gelar juara, di antaranya adalah Liga Singapura 2020-2021 dan Piala Super Singapura 2021-2022.
Diketahui pula Kim Do Hoon pernah menjadi asisten pelatih Shin Tae-Yong di Seongnam Ilhwa 2008-2012 untuk memulai kariernya sebagai pelatih.
Baca Juga: Apa Itu Breeding? Proses Kembang Biak yang Dilakukan Alshad Ahmad Hingga Bikin 7 Anak Harimau Mati
Sebelum akhirnya menjadi juru taktik, Kim Do Hoon pernah aktif sebagai pemain di posisi striker. Ia berhasil menjadi juara Liga Champions Asia 2020 bersama Ulsan Hyundai.
Selama 72 penampilannya sebagai pemain sepak bola, ia berhasil mencetak 30 gol bersama Timnas Korea Selatan dan pensiun pada tahun 2006.
Ia kemudian dipercaya memegang Timnas Korea Selatan U-20 pada tahun 2014 dan menjadi pelatih pada tahun 2015. Akankah pelatih asal Korea Selatan ini diberikan kepastian dari Persib Bandung untuk menjadi pelatihnya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat
-
Isuzu Kantongi Pesanan 354 unit Kendaraan Niaga Selama GIICOMVEC 2026
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
River Ranger Jakarta Pilih Tersesat di Pedalaman Demi Solusi Warga, Kenapa?
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan
-
Bukan Cuma Bangun Rumah, Strategi KPR BRI Ini Ternyata Hidupkan UMKM di Daerah
-
DKZ Akhiri Aktivitas Grup, Member Lanjutkan Karir secara Individu
-
Menepis Hoaks Izin Lintas Udara: Strategi Cerdik Prabowo Mengunci AS, Rusia, dan China
-
Misteri Sayatan di Gedangsewu: Nenek S Tewas Bersimbah Darah Usai Sembuh dari Tipes