- 500 ml air
- Daun pandan (opsional)
Cara membuat wedang tahu :
1. Rendam kedelai selama satu malam, lalu cuci dan buang kulit arinya.
2. Setelah itu, haluskan kedelai dengan 500 m air sampai kedelai benar-benar hancur merata.
3. Saring kedelai yang sudah diblender dengan saringan tahu atau kain supaya tidak ada ampas yang tercampur. Peras sisa ampas tahu yang masih tertinggal di kain untuk benar-benar mengeluarkan semua airnya.
4. Selanjutnya, masukkan hasil saringan tahu ke dalam wadah dan tambahkan gula dan garam.
5. Aduk sampai merata Tambahkan bubuk agar-agar plain. Aduk sampai merata. Kemudian, masak adonan kembang tahu dengan api sedang, aduk-aduk sampai mendidih.
6. Sementara itu, siapkan kuah gula dengan mencampurkan gula jawa yang sudah disisir, jahe, garam, dan air.
Baca Juga: Kecelakaan Bareng, Lady Nayoan Retak Tulang Iga, Rendy Kjaernett Lecet di Leher
7. Kemudian panaskan kuah gula sampai semua bahan tercampur dan tidak ada yang menggumpal. Masak sampai mendidih agar sari jahenya keluar.
8. Setelah itu, potong-potong atau ambil dengan sendok kembang tahu yang sudah jadi dan guyur dengan kuah gula yang masih mendidih
9. Wedang tahu siap disajikan.
Kelembutan kembang tahu berpadu dengan kuah jaha dan gula jawa yang manis membuat siapapun pasti akan ketagihan saat mencicipinya.
Selain bahannya yang mudah didapatkan, waktu yang dibutuhkan untuk membuat wedang tahu pun relatif cepat, meski dalam porsi yang besar.
Demikian informasi mengenai resep wedang tahu khas Semarang. Semoga bisa menjadi panduan untuk memasak dan selamat mencoba!
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas
-
Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100
-
Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?
-
Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup
-
Review Drama Love Designer, Kisah Cinta Seorang Designer dan Bos E-Commerce
-
Lampung Bersiap Transformasi dari Lumbung Mentah Jadi Raksasa Hilirisasi Pangan Nasional
-
Perkara Harga Minyak Dunia Naik, Rupiah Nyaris ke Level Rp18.000 Lagi
-
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
-
Kucing-kucingan dengan Media! Eks Jampidsus Febrie Dicecar Tim 9 Kejagung Soal Timbunan Emas 74 Kg
-
Review Lelaki-Lelaki Tanpa Perempuan: Tujuh Kisah Tentang Sepi dan Kehilangan