Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, mendapat sorotan saat menghadiri aksi fly pass dua jet tempur Sukhoi diatas Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, pada saat acara jalan sehat pada Minggu (6/8/2023).
Kegiatan itu terlihat dalam sebuah video berdurasi 17 detik yang diunggah akun Twitter @DahnilAnzar. Terlihat dua unit jet tempur Sukhoi dari Skuadron Udara 11 Lanud Hasanudin, melakukan terbang melintas (fly pass) sambil menyalakan generator asap diatas kerumunan massa yang di dalamnya terdapat Prabowo Subianto.
Hal itu menjadi sorotan oleh pegiat media sosial Septian Raharjo yang mempertanyakan keterlibatan dua unit pesawat tempur mahal tersebut. Terlebih atraksi jet temput tersebut hanya untuk acara jalan sehat.
"Hiburanya ngeri ya mas.. Jalan sehat aja nerbangin JET begituan. Itu pakai Uang APBN atau duit pribardi mas?," tulis @Gus_Raharjo dikutip pada Rabu (9/8/2023).
Selain itu terdapat juga pegiat media sosial Nikmatul Sugiyarto juga mempertanyakan hal serupa.
"Mau tanya Serius bang, itu JET atraksi Dibiayai Negara dengan Uang APBN apa Dengan Duit Pribadi Pak @prabowo, ya??? Soalnya kemarin habis ditegur pak @jokowi ttg membengkaknya anggaran di Kemhan. Apalagi berkaitan dengan properti yg fantastis di dalamnya spt yg dipamerkan hari ini. Jadi saya bertanya-tanya jet yg kata temen2 keren itu dari mana duitnya???," cuitnya lewat akun @Nikmatul_sg
Diketahui jet tempur Su-27 dan Su-30 yang dioperasikan TNI AU memiliki biaya operasional yang sangat mahal, yakni sekitar Rp400 juta tiap pesawat untuk satu jam terbang.
Sementara itu, pada panduan penggunaan alat utama sistem kesenjataan (alutsista) TNI diatur dalam Peraturan Menteri Pertahanan RI Nomor 46 Tahun 2016.
Pada pasal 5 menyebut, Alutsista dapat digunakan pada penyelenggaraan tugas perbantuan dalam rangka operasi militer selain perang, terdiri atas: a. membantu tugas pemerintah di daerah, b. membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan; dan c. membantu pencarian dan pertolongan kecelakaan (search and rescue).
Baca Juga: Tekuk Arema FC 2-0, PSIS Semarang Masuki Papan Atas Klasemen Liga 1
Usai mengikuti jalan sehat tersebut, Prabowo langsung kembali ke Jakarta.
Sementara itu, sejumlah media pada Rabu (9/8/2023) mewartakan bahwa penerbangan dua jet tempur sukhoi itu bukan untuk menyambut Prabowo, melainkan permintaan Pemprov Sumsel dalam rangka perayaan hari jadi Prov Sumsel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Bodi Mungil Gaya Menawan, Mampukah Wuling Baru Ini Geser Dominasi Air EV?
-
Viral Host Quezelyhere Mundur, Ini Sanksi Hukum Artis yang Pura-Pura Spill Skincare padahal Endorse
-
Negosiasi AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Mudik Gratis Pemkot Medan 2026 Segera Dibuka, Ini Cara Pendaftarannya
-
Kasus Suspek Campak Naik Tajam Awal 2026, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Kenali Gejalanya
-
Rumor Panas! Jurgen Klopp Latih Real Madrid atau Timnas Jerman? Bos Red Bull Buka Suara
-
Mobil Rp8,5 M Gubernur Kaltim Viral, Ini Aturan Resmi Kendaraan Dinas Kepala Daerah
-
Demo di Mabes Polri! Polisi Minta Mahasiswa Waspada Penunggang Gelap dan Tak Mudah Terprovokasi
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
Vonis 10 Tahun Penjara: Agus Purwono 'Lolos' dari Tuntutan Maksimal Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak