Kepolisian Resor Kota Yogyakarta mendalami temuan kerangka yang diduga tengkorak manusia di kawasan Proyek Revitalisasi Beteng Keraton, di Jalan Suryomentaraman, Kecamatan Keraton, Kota Yogyakarta.
Kepala Seksi Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharja saat dihubungi di Yogyakarta, Kamis, menyebutkan berdasarkan tingkat kerapuhannya kerangka manusia yang ditemukan warga pada Senin (7/8) diperkirakan merupakan kerangka lama.
"Sudah remuk, begitu diangkat remuk," kata Timbul.
Meski demikian, dia belum dapat menyebutkan bagian kerangka yang diketahui mengalami kerapuhan tersebut.
Timbul menambahkan di lokasi penemuan kerangka diduga tengkorak manusia itu ditemukan pula kerangka kuda. "Infonya gabung sama kerangka kuda," ujar dia.
Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan sehingga belum bisa memberikan informasi terkait identitas maupun latar belakang kerangka manusia yang telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta itu.
Timbul menyebutkan hingga saat ini belum ada warga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya. "Sampai saat ini belum ada (melaporkan kehilangan anggota keluarga)," kata dia.
Kerangka yang diduga tengkorak manusia ditemukan di lokasi Proyek Revitalisasi Beteng Keraton, tepatnya di Jalan Suryomentaraman Wetan No. 47 Panembahan, Kecamatan Keraton, Yogyakarta, pada Senin (7/8) sore.
Berdasarkan siaran resmi Polresta Yogyakarta, penemuan itu pertama kali dilaporkan oleh seorang saksi bernama Erwin Arya Rahmadhan (25), warga Suryoputran Penambahan Keraton Yogyakarta.
Baca Juga: Dalami Temuan Tengkorak di Proyek Revitalisasi Beteng Keraton, Polisi Duga Itu Kerangka Lama
Erwin mulanya melihat adanya unggahan di media sosial mengenai penemuan diduga tengkorak manusia di lokasi galian Proyek Revitalisasi Beteng Keraton.
Tak ingin mengabaikan informasi tersebut, Erwin langsung menuju lokasi galian Proyek Beteng Keraton untuk memastikan kebenaran temuan tersebut.
Saat sampai di lokasi, ia membenarkan adanya kerangka yang diduga tengkorak manusia kemudian melapor ke Polsek Keraton.
Tim Inafis dan Piket Reskrim Polresta Yogyakarta kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti dan informasi.
Selanjutnya kerangka tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
7 Sepatu Lari Tanpa Tali yang Praktis untuk Lari Sore, Tinggal Pakai Langsung Jalan
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Siapa HR dan FU? Dua Pelaku Penikaman Nus Kei, Dendam Lama 2020 Diduga Jadi Pemicu
-
Kronologi Berdarah Kematian Nus Kei, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam
-
Ingat Crazy Rich Tulung Selapan? Harta Haji Sutar Terancam Disita, Daftar Asetnya Bikin Kaget
-
Usai Penikaman Nus Kei, Mengapa Nama John Kei Ikut Ramai Dibicarakan?
-
Mengenang 7 Film Terbaik Nayato Fio Nuala yang Wajib Ditonton Ulang
-
5 Bedak Tabur dengan Hasil Matte Terbaik, Wajah Bebas Kilap Seharian
-
7 Cushion dengan Oksidasi Rendah Hasil Satin Glowing, Wajah Fresh Seharian!
-
Profil Nus Kei: Ketua Golkar Maluku Tenggara yang Tewas Diserang di Bandara, Ini Sosoknya