Ketum Gerindra, Prabowo Subianto menganggap bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah guru politiknya yang selama ini banyak mendapat pelajaran.
Bukan tanpa alasan, Prabowo mengaku kalah dua kali dalam Pilpres 2014 dan 2019 dari Jokowi. Hal itu tak ayal membuatnya harus belajar banyak dari mantan Wali Kota Solo tersebut.
"Saya dua kali kalah dari beliau, justru saya sekarang belajar terus dari beliau. Kalau soal pertahanan, geopolitik tanya Prabowo Subianto. Kalau soal politik, ya harus tanya beliau," ujar Prabowo dikutip dari Suara.com, Selasa (29/8/2023).
Merapatnya Prabowo ke kabinet pemerintahan Jokowi bukan tanpa alasan. Menurut dia, Jokowi memikirkan soal bangsa dan negara ke depan.
"Saya diminta bergabung sama Pak Jokowi karena memang cinta saya kepada bangsa dan negara ini. Pak Jokowi mengajak saya karena beliau memikirkan dua hal itu," jelas Prabowo.
Ia mengingatkan bahwa mengabdi kepada negara jangan pernah menggunakan perasaan pribadi dan ego. Hal itu justru akan membiaskan tujuan untuk membangun bangsa.
"Jadi saya ingin memberitahu kepada semua yang mau mendengarkan saya, dalam mengabdi kepada negara dan bangsa jangan mementingkan perasaan pribadi. Tidak ada tempat untuk ego, tidak ada tempat suka dan tidak suka, yang ada harus ada kemauan untuk berbakti dan mengabdi kepada bangsa dan negara, hanya itu," kata Prabowo.
Prabowo Subianto sudah mendeklarasikan dirinya untuk maju dalam pertarungan Pilpres 2024. Bersama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), Prabowo mendapat dua dukungan partai yakni, Golkar dan juga PAN.
KKIR hingga saat ini diikuti oleh Gerindra, PKB, Golkar dan PAN.
Baca Juga: CEK FAKTA: Prabowo dan Ganjar Takut Berdebat dengan Anies di Universitas Indonesia, Benarkah?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Sinopsis Film Fuze, Sajikan Thriller Aksi dengan Plot Bom dan Perampokan Rumit
-
5 Potret Gaya Hidup Mewah Vanessa Nabila, Wanita yang Dekat dengan Gubernur Ahmad Luthfi
-
Tren Audio Open-Ear Makin Populer, HAKII Resmi Hadir di Indonesia lewat Blibli
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Kronologi Lengkap Polemik LCC Kalbar yang Viral, dari Protes Josepha hingga Tawaran Beasiswa
-
MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Minta Maaf Usai Videonya Viral
-
Nalar yang Hilang di Kamar Kos, Menguak Tabir Tragedi 11 Bayi di Sleman
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa