/
Selasa, 05 September 2023 | 10:09 WIB
Muhaimin Iskandar, Ketum PKB (YouTube/Najwa Shihab)

Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau dikenal dengan Cak Imin memutuskan menerima pinangan NasDem untuk menjadi cawapres bukan tanpa alasan.

Muhaimin Iskandar, dalam percakapannya bersama Najwa Shihab mengutarakan bahwa koalisinya bersama Gerindra, stagnan seperti air menggenang.

Cak Imin mengaku harus mengalirkan air tersebut terutama untuk partainya yang tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dengan cara bermanuver.

Awalnya Najwa Shihab menanyakan apakah memang Cak Imin sudah berkomunikasi lama dengan Ketum NasDem. Surya Paloh sebelum diputuskan menjadi cawapres.

Hal itu dijawab Cak Imin bahwa ia baru pertama kali bertemu Surya Paloh saat HUT PAN.

"Saya baru sekali bertemu Bang Surya, dan khasnya itu baru bicara Pilpres, sebelumnya tidak sama sekali. Saya tidak ada bayangan berkoalisi dengan NasDem," kata Cak Imin dikutip dari kanal YouTube Najwa Shihab, Selasa (5/9/2023).

Cak Imin menganggap pertemuan dengan Surya Paloh hingga ditawari menjadi cawapres adalah takdir.

"Saya sebutnya ya ini takdir, jadi dalam Rakornas (PKB) itu sudah banyak desakan untuk segera mendeklarasikan diri. Nah Muhaimin dan PKB ibaratnya pemegang mandat PKB, pemegang mandat cita-cita PKB. PKB juga pemegang mandat historis sejarah. Dua mandat ini tidak boleh berhenti stag tidak jelas arahnya ke mana. Ideologi sejarah ini harus mengalir seperti air kemana tujuan itu ada, mereka berkesimpulan bahwa koalisi (KKIR) itu stag," kata dia.

Stagnan di sini dijelaskan Cak Imin, beberapa kader partai di koalisi termasuk PKB ingin segera memutuskan Cak Imin segera mendeklarasikan diri sebagai cawapres yang akan berpasangan dengan salah satu bacapres.

Baca Juga: Tidak Ajak Demokrat dan PKS Berunding soal Muhaimin Iskandar jadi Cawapres, Anies Baswedan: Kami harus Ambil Resiko Itu

"Di Rakornas itu, mereka ingin (caleg) memastikan siapa foto pasangan (capres-cawapres) di samping caleg-caleg ini yang akan memperbarui foto mereka," kata dia.

Bertemu Surya Paloh di HUT PAN

Cak Imin menjelaskan tawaran menjadi cawapres tersebut dimulai saat bertemu dengan Surya Paloh yang ikut hadir pada HUT PAN. Cak Imin mengaku dihubungi staffnya bahwa Surya Paloh ingin bertemu dan kebetulan Ketum PKB ini sedang longgar.

"Memang tidak ada niatan untuk berbicara soal capres dan cawapres itu. Tapi dari hasil rakornas itu saya ingin mengalirkan air itu. Bang Surya mengawali pertanyaan, 'kamu serius mau jadi calon wakil presiden?" ujar Cak Imin menirukan percakapan pada saat itu.

Tapi Cak imin menyebutkan, tak hanya ingin jadi cawapres, tapi sekalian capres. Dalam percakapan tersebut, Surya Paloh mengingatkan kalau menjadi capres, NasDem mundur untuk bekoalisi dengan PKB, menyusul Anies Baswedan sudah dideklarasikan sebagai capres.

Surya Paloh pun menawarkan bagaimana jika keduanya berkoalisi jika Cak Imin masih berniat maju sebagai cawapres.

Load More