Keputusan Anies Baswedan memilih Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai cawapresnya yang akan bertarung di Pilpres 2024 sudah diperhitungkan.
Risiko yang akan diterima, Demokrat yang sebelumnya tergabung di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) bersama PKS dan NasDem, bakal kecewa.
Anies Baswedan mengungkapkan, bahwa ia memang tidak melibatkan PKS dan NasDem untuk memutuskan Muhaimin Iskandar menjadi cawapres.
Alasan pemilihan Muhaimin Iskandar yang merupakan Ketum PKB juga strategi politik yang ia jalankan. Mengingat suara Anies di Jawa Timur tidak besar dan harus melakukan upaya lebih.
Tapi sebelum memutuskan, Anies dan Ketum NasDem melakukan pembicaraan dengan sejumlah opsi.
"Saat itu gambarannya, kita berunding dulu dengan PKS dan Demokrat, setelah itu mengajak PKB, dengan Risiko PKB mungkin sudah diajak oleh (partai) yang lain dulu. Atau bangun kesepakatan sekarang (dengan PKB), lalu menjelaskan kepada PKS dan Demokrat, risikonya mereka merasa dilewati dan tidak diajak bicara," kata Anies dikutip dari kanal YouTube Najwa Shihab, Selasa (5/9/2023).
Anies melanjutkan bahwa apa yang dilakukannya itu adalah ijtihad. Selanjutnya Surya Paloh memilih opsi untuk membangun kesekapatan dulu dengan PKB setelah itu berbicara dengan dua partai koalisinya.
"Saya katakan, 'Pak Surya Paloh ini ada dua partai yang sudah dalam percakapan selama beberapa bulan'. Itu saya harus katakan, inilah opsi baru yang memang tidak ada di percakapan kita," kata Anies.
Namun, percakapan itu nyatanya gagal. Demokrat memang merasa dikhianati dan memutuskan mencabut dukungannya kepada Anies Baswedan.
Baca Juga: Sudah Move On, AHY Ucapkan Selamat untuk Anies dan Muhaimin Iskandar
Seperti diketahui, Anies Baswedan mengejutkan publik dengan memilih Muhaimin Iskandar sebagai cawapres dalam Pemilu 2024.
Sebelumnya, rumor antara Anies Baswedan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang akan berpasangan sudah tersiar ke publik. Bahkan Anies telah menawarkan agar AHY menjadi cawapresnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Film Do Deewane Seher Mein: Siddhant dan Mrunal Hadirkan Chemistry Hangat
-
Shandy Purnamasari dan Gilang Widya Pramana Berangkatkan Mudik Gratis untuk Perempuan Pejuang Nafkah
-
Arab Saudi Lebaran 2026 Kapan? Ini Perkiraan Idul Fitri 1447 H dan Penentuannya
-
Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad
-
Pecah Rekor H-3! Ribuan Mobil Serbu Tol Bocimi Seksi 3, Waspada "Tsunami" Wisatawan H-1
-
Ilmuwan Ungkap Molekul Tersembunyi Fitoplankton, Kunci Siklus Karbon Laut
-
HP Murah Realme C100i Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo 6.000 mAh
-
Spider-Man: Brand New Day Rilis Trailer, 'Kelahiran Kembali' Peter Parker
-
Hari Ini, 35 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Gambir dan Pasar Senen
-
Konektivitas Udara: Faktor Penentu Kemenangan di Tengah Ketatnya Persaingan Destinasi Pariwisata