PT LIB memastikan bahwa pihaknya tidak akan melarang klub yang bermasalah terkait penunggakan gaji pemain untuk ikut kompetisi Liga 2.
Dirut PT LIB, Ferry Paulus, mengungkapkan bahwa tindakan menghentikan klub lantaran persoalan tersebut kurang elok. Menurutnya, selama ada itikad baik dari klub kepada pemain, maka sudah dinilai baik untuk Liga 2.
“Yang penting untuk Liga sebenarnya bahwa interaksi ini dan niat baiknya itu sudah jalan,” tutur Ferry Paulus.
Lebih lanjut, PT LIB mengaku akan menahan kontribusinya untuk menyelesaikan tunggakan-tunggakan tersebut jika melebihi batas waktu kick-off.
“Kaitannya dengan tunggakan-tunggakan, kami juga akan melakukan sistem cut first,” ujar Ferry Paulus.
“Jadi, kalau memang belum selesai pada waktu kick-off, selain yang bersengketa, maka kami akan tahan kontribusinya, untuk bisa menyelesaikan tunggakan-tunggakan tadi,” lanjutnya.
Sontak saja keputusan PT LIB tersebut pun mendapatkan berbagai kritikan dari warganet. Menurut mereka, agaknya persoalan finansial dari masing-masing klub harus melewati audit sebelum berlaga di Liga Indonesia.
“Selama masalah finansial aggap sepele, maka masalah pengaturan skor akan terus ada,” ujar @A6ridwan dalam kolom komentar @IDS.
“Karena di Persija dulu dia sering nunggak gaji ke pemainnya, jadi ya menurut pemikiran si FP ini nunggak itu ga masalah wkwkwk kocak bener,” tulis @Elgratama.
Baca Juga: Polemik Panjang Kasus Oklin Fia: Tetap Dilaporkan Umi Pipik Meski Sudah Minta Maaf
“Jiahh, operatornya aja lembek, gimana mau nyetak klub yg berkualitas, tegas dikit aja bisa nggak sih?” ungkap @ipunk_yojo.
“Full komedi bener ni bola Indonesia, makanya sebelum Liga mulai, keuangan klub tuh diaudit dulu, kocak keliatan bgt ga serius bikin liga profesional, bikin liga Cuma krn tuntutan netijen??” timpal @hashiromul.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Pekanbaru, Senin 23 Februari 2026
-
Pelihara Bandar? Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Terima Setoran Rp13 Juta Tiap Minggu
-
Arsenal Jaga Jarak Lima Poin, Arteta Ingatkan Viktor Gyokeres Cs Jangan Kepleset Lagi
-
Pramono Anung Mau Sulap 153 Pasar Jakarta Jadi Destinasi Global
-
Jadwal Buka Puasa Kota Padang Hari Ini, Senin 23 Februari 2026
-
Kisah Mualaf Aktor Peraih Oscar: Nangis Masuk Masjid dan Ditentang Ibunya yang Pendeta
-
Diskresi atau Pidana? Saksi Ahli Buka Fakta Baru di Kasus Hibah Pariwisata Sleman
-
Emiten NETV Tiba-tiba Ditinggal Direktur Utamanya
-
Bolehkah Berenang saat Puasa? Begini Penjelasan Hukumnya Menurut Ustaz
-
KPK Buka Peluang Panggil OSO Usai Menag Nasaruddin Beri Klarifikasi Soal Jet Pribadi