Tentara Nasional Indonesia (TNI), ternyata memiliki beberapa pasukan elit atau khusus. Pasukan elit yang ada di TNI memiliki kemampuan khusus dan siap untuk menjaga kedaulatan NKRI.
Seperti diketahui kalau TNI terbagi menjadi 3 mantra yaitu TNI Angkatan Darat (TNI AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU). Ketiganya terbagi ke dalam pasukan bahkan terdapat pasukan yang disebut pasukan khusus atau elit.
Sesuai namanya pasukan elit TNI memiliki kemampuan yang berbeda dengan pasukan lain, sehingga mampu melawan musuh dengan maksimal. Penasaran? Menuju Hari TNI tanggal 5 Oktober 2023, berikut ini beberapa jenis pasukan elit yang ada di TNI yang siap menjaga kedaulatan NKRI.
1. Komando Pasukan Katak (Kopaska)
Komando Pasukan Katak (Kopaska) adalah satuan pasukan khusus di bawah TNI Angkatan Laut. Kopaska ini ditugaskan untuk menjalankan berbagai operasi rahasia dan berbahaya seperti Operasi Amfibi, Operasi Khusus dan lainnya guna memperlancar operasi TNI AL.
Pasukan yang memiliki baret warna merah dibentuk pada 31 Maret 1962 oleh Presiden Soekarno dan misi pertamanya untuk membantu menyelesaikan masalah Irian Jaya. Adapun tugas dari Kopaska adalah sabotase rahasia kapal lawan dan pangkalan musuh, torpedo berjiwa, penghancuran instalasi bawah air, pengintaian, dan operasi amfibi.
Berbagai operasi telah dijalankan oleh Kopaska seperti Operasi Khusus Kikis Bajak, Operasi Khusus Lusitania Expresso, anti perompak perairan di Indonesia, dan pengamanan Objek Vital Lepas Pantai Oil Rig.
2. Komando Pasukan Khusus (Kopassus)
Pasukan elit TNI berikutnya adalah Komando Pasukan Khusus atau Kopassus. Pasukan khusus ini adalah bagian dari satuan pasukan yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat, yang bermarkas di Cijantung Jakarta Timur.
Baca Juga: Ahli Bongkar Mirna Salihin Tak Tewas karena Sianida: Kadarnya Cuma 0,2 Mg
Kopassus memiliki kemampuan untuk bergerak cepat di medan pertempuran, menembak dengan tepat, pengintaian, dan juga anti teror. Pasukan brevet warna merah ini dibentuk pada 16 April 1962 dan dalam sejarahnya telah banyak terlibat dalam operasi militer yang sifatnya untuk menjaga kedaulatan.
Sebut saja operasi DI/TII, operasi militer permesta, Operasi Trikora, Operasi Dwikora, dan penumpasan G30S/PKI.
3. Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat)
TNI Angkatan Udara juga memiliki pasukan khusus bernama Kopasgat. Fungsi utama Kopasgat adalah untuk melaksanakan operasi-operasi khusus yang melibatkan peperangan udara dan pengendalian wilayah udara.
Mereka dilatih secara intensif untuk misi-misi cepat dan presisi yang melibatkan pengerahan pasukan dalam situasi darurat atau konflik. Sebagai unit pasukan gerak cepat, Kopasgat memiliki kemampuan untuk melaksanakan penindakan terhadap ancaman udara dengan respons yang cepat dan efektif.
Yang membedakan Kopasgat dengan satuan pasukan khusus lainnya adalah tugas tambahan yaitu Operasi Pembentukan dan Pengoperasian Pangkalan Udara (OP3U), untuk merebut dan mempertahankan pangkalan dan untuk menyiapkan pendaratan pesawat beserta penerjun pasukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong
-
Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita
-
Terbitkan Sprindik Baru, Kejagung Sebut Febrie Adriansyah Kini Berstatus Saksi
-
Strategi Agresif Geely Rebut Pasar Indonesia Hingga Masuk Tiga Besar Merek Tiongkok Terlaris
-
Wajah Baru TPA Tamangapa Mulai Terlihat, Bau Sampah Berkurang
-
Ada Isu Mark Up Pikap Kopdes Merah Putih, Purbaya Ogah Cairkan Anggaran Sebelum Audit
-
Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Tak Ada Alasan Lanjutkan Program MBG
-
HP Apa yang Bisa Foto Live selain iPhone? Ini 9 HP Murah Terbaik untuk Kamu