3. Bagaimana Nasib Piagam KKIR?
Cak Imin memandang diubahnya nama koalisi sebagai tanda bahwa KKIR telah bubar. KKIR merupakan koalisi yang digagas dan dijalankan Gerindra dan PKB selama satu tahun belakangan sebelum kedapatan anggota baru yakni Golkar dan PAN.
Cak Imin mengatakan akan melaporkan pada PKB atas pengubahan nama KKIR menjadi Koalisi Indonesia Maju.
"Tentu saya akan lapor ke partai bahwa perkembangannya sudah berubah, berarti KKIR dibubarkan dong. Nah saya nggak tahu, saya akan melapor ke partai dulu," ungkapnya.
Jika KKIR bubar, Cak Imin pun tidak mengetahui detail apakah kesepakatan yang ada di KKIR akan ikut berubah atau tidak.
Meski tidak dilibatkan dalam rembukan pergantian nama koalisi, Cak Imin tak terlalu mempermasalahkan. Kekinian Cak Imin hanya ingin melaporkan hasil rembukan pengubahan nama baru koalisi itu pada PKB.
"Oh nggak, nggak terlalu penting itu (tidak ikut rembuk), yang penting saya harus mempertanggungjawabkan ke partai saya," jelas Cak Imin
Terkait perihal nama Koalisi Indonesia Maju, Cak Imin belum menentukan sikap apakah setuju atau tidak. "Saya kan nggak punya hak setuju atau nggak setuju," ucap dia.
Sebagai informasi, KKIR dibentuk oleh Gerindra dan PKB pada 18 Juni 2022 lalu. Salah satu poin kesepakatannya adalah penentuan bakal capres dan bakal cawapres dilakukan oleh Prabowo.
Baca Juga: Mengalir Doa dari Cak Imin untuk Koalisi Indonesia Maju: Moga Abadi Tak Goyah
4. Spontan Ganti Nama Koalisi
Sementara itu, Ketum Golkar Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa nama Koalisi Indonesia Maju sesuai dengan visi dan misi koalisi yang akan melanjutkan program pemerintahan Presiden Jokowi. Selain itu Airlangga menyebut bahwa nama koalisi pengusung Prabowo itu didapat secara spontan.
"Akhirnya kita ketemu kata-kata Koalisi Indonesia Maju karena memang visi Indonesia ke depan 2045, Indonesia maju sejahtera. Iya meneruskan program Pak Jokowi. Dulu Pak Presiden juga koalisinya Indonesia maju. Kalau nama, namanya spontanitas," ujar Airlangga dalam kesempatan yang sama.
Sebagai informasi, nama Indonesia Maju merupakan nama koalisi partai politik pendukung Jokowi pada Pilpres 2019. Setelah Presiden Jokowi jadi presiden, nama Indonesia Maju diadopsi menjadi nama kabinet.
5. Pendukung Prabowo Juga Pendukung Jokowi
Ketum PAN Zulkifli Hasan juga mengakui koalisi pendukung Prabowo Subianto menggunakan nama Koalisi Indonesia Maju untuk melanjutkan pemerintahan Presiden Jokowi.
Dia menyebut bahwa partai-partai politik pendukung Prabowo juga merupakan pendukung Jokowi dan kini punya kursi di kabinet.
Adapun Airlangga Hartarto adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Zulkifli Hasan menjadi Menteri Perdagangan. Sementara itu PKB menempatkan sejumlah kadernya di kabinet.
"Jadi ini melanjutkan apa yang sudah dibangun dan dilaksanakan Pak Jokowi," ujar Zulkifli Hasan.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Mengalir Doa dari Cak Imin untuk Koalisi Indonesia Maju: Moga Abadi Tak Goyah
-
Ngaku Tak Mudah Tentukan Cawapres, Prabowo Putuskan Pakai Cara Nenek Moyang
-
Meski Kalah Terus, Prabowo Terharu PAN Setia Sampai "Hattrick" Dukung Dirinya Capres
-
Tak Ikut Rembukan Ganti Nama Koalisi dengan Prabowo, Cak Imin Pertanyakan Nasib Piagam KKIR
-
Cak Imin Gak Diajak, Airlangga Sebut Pemilihan Nama Koalisi Indonesia Maju Dibuat Spontan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian