Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto merasa terharu atas dukungan yang diberikan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk yang ketiga kalinya dalam pencapresan Prabowo.
Tercatat, PAN sebelumnya pernah memberikan dukungan Prabowo nyapres secara berturut-turut mulai Pilpres 2014 dan Pilpres 2019. Meski tidak berhasil meraih kemenangan, PAN kekinian menyatakan dukungannya lagi untuk Prabowo yang bakal didorong menjadi presiden 2024.
"Saya sangat terharu 15 tahun PAN selalu bersama saya," kata Prabowo dalam sambutannya di HUT ke-25 PAN di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Senin (28/8/2023).
Prabowo mengaku sengaja mengenakan pakaian berkelir biru untuk hadir di HUT ke-25 PAN. Walau biru, diakui Prabowo, pakaian yang ia kenalan berwarna biru langit yang artinya biru muda, tidak seperti biru khas PAN.
"Karena itu hari ini saya pakai baju warna biru langit. Tapi tadi ditegur kurang, birunya kurang gelap Pak," kata Prabowo.
Prabowo lantas mengingatkan ada foto Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat mengenakan biru serupa dengan kemejqbyang Prabowo kenakan pada Senin (28/8) malam.
"Itu ada biru muda juga itu. Tadi ada fotonya Pak Zulkifli Hasan pakai ini juga. Jadi ini penghormatan kepada PAN,"
"Nanti kalau Golkar undang saya, saya pakai ke kuning-kuningan karena saya alumni Golkar juga ini nggak ada masalah Pak Priyo, nggak ada masalah," ujarnya.
Selain dengan PAN, Prabowo juga merasa terharu atas dukungan dari PKB, Partai Golkar dan PBB yang tergabung di Koalisi Indonesia Maju.
Baca Juga: Airlangga Bakal Undang Prabowo ke Kantornya Pekan Ini, Mau Kasih Surprise
"Karena itu saya katakan, saya terharu dipercayai oleh partai-partai bersejarah, partai-partai besar yang semua punya jasa dalam membangun Republik Indonesia sampai sekarang. Semua partai-partai yang mendukung saya ini punya jasa dalam membawa negara kita seperti ini," kata Prabowo.
Berita Terkait
-
Tak Ikut Rembukan Ganti Nama Koalisi dengan Prabowo, Cak Imin Pertanyakan Nasib Piagam KKIR
-
Cak Imin Gak Diajak, Airlangga Sebut Pemilihan Nama Koalisi Indonesia Maju Dibuat Spontan
-
Dorong Hilirisasi hingga Pakai Baju Adat Saat Pidato, Zulhas Sebut Jokowi PAN Banget
-
Airlangga Bakal Undang Prabowo ke Kantornya Pekan Ini, Mau Kasih Surprise
-
Cak Imin Ngaku Gak Denger Zulhas Minta Restu Erick Thohir Jadi Cawapres Prabowo
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?