Suara.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari memastikan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).
Menurut dia, hal itu telah diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang optimalisasi jaminan sosial sektor ketenagakerjaan.
"Situasi itu kami sudah berkoordinasi dengan menyeri dalam negeri untuk memastikan pelaksanaannya, memaksimalkan pelaksanaannya kepada kepala daerah," kata Hasyim di Jakarta Pusat, Kamis (12/10/2023).
"Kami juga sudah meminta kepada KPU Provinsi supaya berkoordinasi dengan pemerintah daerah masing-masing supaya di dalam APBD-nya dianggarkan anggaran untuk jaminan sosial ketenagakerjaan," tambah dia.
Terlebih, lanjut Hasyim, salah satu kategori pekerja yang berhak mendapatkan jaminan sosial dalam pelaksanaan pilpres ialah penyelenggara pemilu.
Dengan begitu, dana jaminan sosial untuk KPPS bisa diajukan dan dianggarkan oleh pemerintah daerah masing-masing.
"Kami masih memonitor teman-teman di daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota yang sudah mendapatkan persetujuan bahwa salah satu dukungan pemerintah berupa jaminan sosial ketenagakerjaan itu sudah mendapatkan kepastian dukungan," tandas Hasyim.
Berita Terkait
-
KPU Ungkap Syarat Pendaftaran Capres-Cawapres Khusus Pejabat, Wajib Mundur?
-
KPU Tanjungpinang Terima 2.548 Bilik Suara untuk Persiapan Pemilu 2024
-
ASN Mau Hapus Foto Bareng Anies di Medsos, Tak Diduga Begini Respons Pj Gubernur Heru Budi
-
Pendaftaran Semakin Dekat! KPU Koordinasi dengan Menkes Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Capres-Cawapres
-
KPU Pastikan Tak Ada Lambang Empat Parpol Baru Peserta Pemilu dalam Surat Suara Pilpres 2024
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024