Suara.com - Pendeklarasian Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto dinilai bisa memecah belah suara di Jawa Tengah.
Pengamat Politik M Qudori menyebut bahwa masuknya Gibran ke kontestasi Pilpres 2024 sebagai cawapres Prabowo bisa mengubah peta politik di Indonesia.
"Kalau Gibran maju sebagai wakilnya Prabowo maka itu bisa mengubah peta dengan luar biasa," kata M Qudori dilansir dari tayangan di kanal Youtube Prof. Rhenald Kasali, Senin (23/10/2023).
M Qudori menjelaskan bahwa kantong suara di Jawa Tengah bisa terbelah karena daerah ini punya suara militan yang tinggi terhadap dua entitas politik yang sama-sama kuat.
"Di Jawa Tengah ada variabel kekuatan partai yaitu PDIP, tetapi juga ada variabel kekuatan Jokowi," jelas Qudori.
Lebih lanjut, Qudori memaparkan bahwa Pilpres 2024 ini bukan pertarungan antara Ganjar dan Anies, melainkan tetap menargetkan pendukung Jokowi.
"Sebetulnya pertarungan sekarang ini nomor satu itu bukan pertarungan suaranya Ganjar dan Anies, bukan. Jadi pendefinisi utama itu sebenarnya tetap Jokowi," ujar Qudori.
Hal ini karena sebelumnya suara publik terbelah menjadi pendukung Jokowi dan pendukung Anies dengan perbedaan presentase 80 persen banding 20 persen.
"Tingkat kepuasan kepada Pak Jokowi dari beberapa lembaga survei itu tinggi sekali, 80 persen. Sehingga yang Pak Anies itu memang kecil kolam suaranya, 20 persen," papar Qodari.
Baca Juga: Jadi Cawapres Prabowo, Gibran Pastikan Sudah Bertemu Puan Dan Ketua Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud
Jika dilihat dari gestur Jokowi selama ini yang selalu mengendorse capres selain Anies, kolam suara 80 persen itu diprediksi terbelah.
"Yang 80 persen lagi sekarang diperebutkan oleh Ganjar dan Prabowo. Maka angkanya juga kurang lebih aja (kisaran) 35:45 atau sebaliknya," pungkas Qodari.
Perebutan suara itu nampaknya akan segera terjadi setelah Prabowo resmi mengumumkan Gibran sebagai pendampingnya di Pilpres 2024.
Kendari begitu, Gibran belum memberikan respons-nya mengenai penetapan cawapres itu. Hingga berita ini ditulis, Wali Kota Solo itu juga belum mengirimkan surat pengunduran dirinya kepada PDIP setelah menyeberang ke koalisi lain.
Berita Terkait
-
Bakal Daftar ke KPU Rabu Lusa Bareng Prabowo, Polri: SKCK Gibran Sudah Terbit Pagi Ini
-
Gibran Kantongi Syarat Pertama untuk Daftar Cawapres ke KPU, Apa Itu?
-
Jadi Cawapres Prabowo, Gibran Pastikan Sudah Bertemu Puan Dan Ketua Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud
-
Profil Gibran Rakabuming Raka, Cawapres Prabowo Subianto di Pemilu 2024
-
Mardani PKS Kasih Selamat untuk Prabowo yang Pilih Gibran; Terlepas dari Penolakan Rakyat Terhadap Politik Dinasti
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024