Suara.com - Bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo mengingatkan salah satu pendukungnya di media sosial. Hal tersebut dilakukannya karena merasa tidak nyaman dipuji untuk menjatuhkan pihak lain.
Awalnya, seorang pengguna akun X memuji langkah Ganjar yang mau menginap di rumah warga. Sebagaimana diketahui, Ganjar sebelumnya mengunggah beberapa foto ketika dirinya menginap di sebuah desa di Purbalingga.
"Cuma Pak @ganjarpranowo yang mau turun ke desa dan nginap rumah warga," kata pengguna akun @NengAyuAndira dikutip Suara.com, Rabu (1/11/2023).
Kemudian, pemilik akun itu membandingkan Ganjar dengan bakal capres lainnya yakni Anies Baswedan dan Prabowo Subianto. Menurutnya, dua capres itu tidak bisa melakukan apa yang dijalankan Ganjar.
Ia lantas menyinggung para pendukung Anies dan Prabowo dengan kata-kata kurang menyenangkan.
"Anies dan Prabowo enggak bisa tapi pendukungnya yang pek*k gobl*k itu memberhalakan mereka," ucapnya.
Alhasil, Ganjar langsung membalas cuitan tersebut.
Diawali dengan kata maaf, Ganjar merasa tidak perlu mendapatkan pujian hanya untuk menjatuhkan orang lain, terlebih menggunakan kata-kata kasar.
"Maaf, ya, maaf. Saya nggak perlu dipuji kalau hanya untuk jatuhkan pihak lain, apalagi dengan kalimat kasar," terangnya.
Baca Juga: Kiky Saputri Spill Sosok yang Minta Roastingannya ke Ganjar Pranowo Dipotong
Mantan Gubernur Jawa Tengah itu lantas mengajak pendukungnya untuk menghentikan praktik mencela antarsesama. Ia mau Pemilu 2024 bisa berjalan secara damai.
"Kita semua saudara, tak usah mencaci dan mencela. Yuk bisa yuk yang sejuk," pinta Ganjar.
Respons Ganjar itu kemudian ramai dipenuhi beragam komentar dari warganet. Admin akun X resmi PDIP juga ikut memberikan pesan.
"Yuk bisa yuk," cuit @PDI_Perjuangan.
Sementara warganet lainnya merasa puas melihat Ganjar mengingatkan pendukungnya.
"Buzzernya terlalu menggebu-gebu nih, kondisikan dulu, pak," kata @dai****.
Berita Terkait
-
Komisi II DPR Sepakati Perubahan PKPU Soal Syarat Capres-Cawapres
-
Bantah Masuk TKN Prabowo-Gibran, Bahlil Lahadalia: ke KPU Cuma Antar Adik, Gak Boleh?
-
Tim Pemenangan KIM Terbentuk, Targetkan Prabowo-Gibran Menang 75 Persen di Solo
-
Berebut Suara di Jatim, Ganjar-Mahfud MD Dijadwalkan Safari ke Blitar dan Gresik
-
Jadi Ketua Timses Ganjar-Mahfud di DKI, Prasetyo Edi Targetkan Suara Jaktim dan Jaksel
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024