Suara.com - Ada perbedaan yang tampak dalam visi-misi bakal calon presiden (capres) dan cawapres 2024. Seperti yang terlihat pada visi-misi Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di mana tidak ada pembahasan soal penyelesaian kasus HAM.
Dilihat dari dokumen yang diterima Suara.com, Prabowo-Gibran memiliki visi, 8 misi atau disebut sebagai Asta Cita, 8 program hasil terbaik cepat (PHTC), 17 Program Prioritas serta Program Kerja.
Tidak ada satu pun misi yang menyinggung soal penyelesaian kasus HAM masa lalu.
Dalam Asta Cita 7, Prabowo-Gibran hendak memperkuat reformasi politik, hukum dan birokrasi serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.
Dalam reformasi hukum, keduanya justru berfokus pada penguatan dalam segi pemberantasan korupsi.
Visi-Misi Ganjar-Mahfud
Sementara dalam visi-misi yang ditulis bakal capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD, mereka menempatkan misi yakni hukum adil untuk semua.
Pada poin itu, Ganjar-Mahfud mengaku akan terus berupaya menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM secara berkeadilan.
"Utamanya terhadap kasus pelanggaran HAM yang menjadi beban peradaban bangsa dan negara," demikian yang dikutip Suara.com melalui dokumen visi-misi Ganjar-Mahfud, Kamis (2/11/2023).
Baca Juga: Menerka Akhir Putusan Sidang MKMK, Gibran Gagal Ikut Pilpres 2024?
Selain itu, Ganjar-Mahfud juga memiliki misi lainnya yakni menegakkan hukum secara tegas dan menghukum dengan sanksi maksimal bagi tindak kejahatan luar biasa, seperti korupsi, bandar narkoba, terorisme, kekerasan seksual, perdagangan manusia, kejahatan lingkungan hidup, dan pelanggaran HAM berat.
Visi-Misi Anies-Muhaimin
Bakal capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar menempatkan persoalan HAM pada misi ke-8 mereka.
Misi 8 yang dimaksud bertujuan untuk memulihkan kualitas demokrasi, menegakkan hukum dan HAM, memberantas korupsi tanpa tebang pilih serta menyelenggarakan pemerintahan yang berpihak pada rakyat.
Pada penjelasannya, Anies dan Muhaimin memiliki misi untuk menguatkan lembaga HAM nasional menuntaskan kasus pelanggaran HAM dan mendorong pemulihan sosial-ekonomi korban pelanggaran HAM.
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo-Gibran Unggul di Jatim Berdasarkan Hasil Survei, Pengaruh Dukungan Presiden Jokowi?
-
Jadi Rebutan, Gerindra Pede Khofifah Segera Gabung TKN Prabowo-Gibran
-
Suara PDIP di Jatim Terancam Tergerus, Golkar Diuntungkan dengan Umumkan Gibran Cawapres
-
Anak Jokowi Terancam Gagal Ikut Pilpres, Survei Prabowo-Gibran Justru Moncer Di Jatim
-
Diam-Diam Bertemu, Gibran Ogah Bocorkan Isi Obrolan Bareng Gus Miftah: Nanti Dulu
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024