Suara.com - Kinerja lembaga penegakan hukum di era pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin sedang disorot banyak pihak. Hal itu menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait penetapan batas usia calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).
Buntut dari putusan MK itu berdampak dengan menurunnya tingkat kepuasan publik atas kinerja rezim Jokowo-Maruf. Tren penurunan itu pun tercatat dalam rilis terbaru yang dilakukan Lembaga Indopol.
Berdasar hasil survei Indopol yang dilaksanakan pada 6 hingga 12 November, sebanyak 62,1 persen responden mengetahui tentang putusan MK itu dengan 51,45 persen menyatakan tidak setuju, sementara hanya 19,92 persen yang setuju.
Menurut Direktur Eksekutif Indopol, Ratno Sulistyanto, alasan responden menyataka ketidaksetujuan karena putusan MK itu syarat unsur politis dan dugaan praktik nepotisme.
Selain MK, survei Indopol juga memperlihatkan tren kepuasan publik terhadap pemberantasan korupsi yang turun signifikan sebesar 7,2 persen, dari 60,48 persen menjadi 53,3 persen sejak Juni 2023.
"Begitu pula dengan pelaksanaan demokrasi di Indonesia mengalami tren menurun sejak Juni 2023 sebesar 6,29 persen (dari 74,11 persen menjadi 67,82 persen),” kata Ratno dikutip Selasa (28/11).
Melihat adanya penurunan pada kinerja lembaga penegak hukum, Ratno menganggap jika pasangan Capres-Cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo - Mahfud MD punya peluang untuk membenahi carut marutnya lembaga penegakan hukum di Tanah Air. Apalagi rekam jejak Mahfud MD yang pernah menjadi Ketua MK dan kini menjabat sebagai Menko Polhukam.
"Dalam paslon (capres-cawapres) ini ada faktor Mahfud yang punya pengalaman panjang dalam dunia hukum dan terakhir sebagai Menkopolhukam dia membentuk tim reformasi hukum di Kemenkopolhukam,” kata dia.
Sementara, Ketua PBHI Julius Ibrani pun menganggap jika pasangan Ganjar Mahfud bisa menjadi 'obat' yang cukup ampuh untuk menyehatkan kembali hukum dan politik di Tanah Air.
Baca Juga: Megawati Serukan Ketua Organ Relawan Ganjar-Mahfud, Segera Petakan Pemilih
“Pilih sosok yang turun ke bumi dan yang berani ungkap kebobrokan. Mahfud memiliki rekam jejak dan pengalaman. Kita butuh orang yang berani ke depan,” kata Julius.
Tag
Berita Terkait
-
Megawati Serukan Ketua Organ Relawan Ganjar-Mahfud, Segera Petakan Pemilih
-
Megawati ke Relawan: Rakyat Harus Diajarkan Pilih Pemimpin yang Rekam Jejak Politik Baik
-
Megawati: Kita Ini Lambangnya Banteng, Mana Ada Banteng Itu Keok!
-
Survei SPIN, Tren Voters Memilih Prabowo dan Anies Naik Tipis-tipis, Ganjar Turun Banyak
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024