Namun, Agus tak berhenti di situ. Pria yang kental dengan aksen Jawanya ini menanyakan balik terkait etika berkampanye yang dilakukan oleh oknum tim sukses caleg tersebut.
"Tapi saya izin bertanya apakah salah saya rakyat bawah mengungkapakan protes dan keberatan pada pihak yang tanpa izin menempelkan stker caleg di rumah pribadi saya?" tanya Agus.
"Jika memang tindakan saya salah saya minta maaf sebesar-besarnya atas keawaman dan ketidaktahuan saya," imbuhnya.
Tak cuma diminta untuk membuat klarifikasi, Agus juga disuruh untuk men-take down kontennya dalam waktu tiga hari.
Terkait hal itu, Agus pun meminta tolong kepada Presiden Joko Widodo agar diberikan perlindungan sebagai rakyat.
"Bapak Presiden Jokowi saya rakyat kecil Pak, saya hanya ingin menyuarakan keresahan saya. Jika perbuatan ini salah saya minta maaf dan saya mohon perlindungannya. Terima kasih," pungkas Agus.
Berita Terkait
-
Parah! Viral Agos Gemoy Disomasi Partai Gegara Cabut Stiker Caleg di Rumahnya Sendiri
-
Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark, Nggak Perlu Pakai Aplikasi
-
Rekomendasi 5 HP yang Cocok Buat Bikin Konten di TikTok, Siap-siap FYP!
-
Viral! Anak Hatta Rajasa Cari Suara Nyaleg Sekaligus Wanita untuk Diperistri, Ini Profil Lengkap Rasyid Rajasa
-
Banyak APK Caleg Dipaku di Batang Pohon, Sudin Tamhut: Tidak Boleh, Pohon Bisa Terluka dan Keropos
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024